>

Hati-hati, Mendengarkan Musik Sambil Kerja bisa Turunkan Kreativitas

  Senin, 04 Maret 2019   Rizma Riyandi
ilustrasi

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Apakah kamu sering mendengar musik sembari bekerja? Jika ya, ini akan jadi kabar buruk buatmu.

Dilansir dari NYpost, Minggu, (3/3/2019), baru-baru ini ada riset yang menemukan kalau mendengarkan musik secara signifikan dapat merusak kreativitas kita. Riset ini dilakukan oleh tim peneliti dari University of Central Lancashire, University of Gävle di Swedia dan Lancaster University.

Dalam penelitian ini, sukarelawan diminta meyelesaikan tugas kreativitas verbal dalam situasi berbeda.

AYO BACA : Tidur Balas Dendam Tak Berdampak Apapun

Sukarelawan dalam riset ini terbagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok menyelesaikan tugas di ruang yang sunyi tanpa bunyi- unyian. Sementara itu, kelompok lain diminta untuk menyelesaikan tugas sembari mendengarkan musik dengan lirik yang tidak mereka kenal, musik instrumental tanpa lirik, dan musik yang akrab di telinga mereka. 

Salah satu peneliti dari Lancaster University, Neil McLatchie, mengungkapkan mereka yang bekerja sembari mendengar musik mengalami gangguan kinerja.

\"Hasilnya, kami menemukan bukti kuat tentang adanya gangguan kinerja pada mereka yang menyelesaikan tugas sembari mendengarkan musik,\" ucapnya.

AYO BACA : Menonton TV dapat Tingkatkan Risiko Demensia

Sementara itu, kelompok yang mendengarkan musik dengan lirik yang mereka kenal mengalami gangguan kreativitas, terlepas dari lagu-lagu itu meningkatkan suasana hati atau tidak.

Selama ini, bekerja dengan mendengarkan musik dipercaya dapat meningkatkan kreativitas. Namun, hasil riset ini membuktikan hal sebaliknya.

\"Hasil riset ini memberi bukti berbeda dengan kepercayaan bahwa musik dapat meningkatkan kreativitas,\" ujar McLatchie.

Menurutnya, musik justru dapat menganggu kinerja kreativitas dalam kemampuan pemecahan masalah, bagaimanapun jenis lirik dan musiknya.

AYO BACA : Keren! Komponis Indonesia Pukau Publik Belanda

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar