>

5 Tips Melindungi Mata dari Layar Ponsel

  Jumat, 22 Maret 2019   Rizma Riyandi
Ilustrasi (Antara)

PURWAKARTA, AYOJAKARTA.COM--Ponsel saat ini telah menjadi kebutuhan yang perlu ada setiap hari. Perkembangan zaman yang semakin canggih seakan dunia pindah ke genggaman melalui ponsel pribadi. Apa pun yang kita butuhkan tersedia didalam ponsel tersebut.

Meski begitu, tidak sedikit diantara kita kurang memperhatikan bahaya atau dampak negatif jika berjam-jam menatap layar kecil ponsel. Diakui atau tidak terlalu lama menatap ponsel dapat menyebabkan kelelahan mata paling parah dan kerusakan mata yang tidak dapat diperbaiki paling buruk. 

Untuk itu sudah sewajarnya jika kedua bola mata kita dijaga dari dampak buruk dari resiko sering menatap layar ponsel. Berikut 5 tips untuk meminimalisir resiko mata dari layar ponsel.

1. Dapatkan Pelindung Layar Anti-Silau

Sebagian besar ponsel cerdas kelas menengah dan atas memang datang dengan layar anti-silau secara default, tetapi jika ponsel anda tidak, segera dapatkan satu. Layar anti-silau tidak mahal tetapi dapat membuat perbedaan drastis karena mengurangi jumlah cahaya biru yang masuk ke mata anda.

Jika anda tidak ingin mendapatkan layar baru, hal terbaik berikutnya adalah aplikasi. Misalnya, Filter Bluelight untuk Perawatan mata untuk Android juga mengurangi jumlah cahaya biru tetapi tidak seefektif layar anti-silau terpisah .

2. Sering Berkedip / Bilas Mata Anda dengan Air

Berkedip sering disarankan saat menggunakan desktop, tetapi untuk smartphone itu bahkan lebih penting. Menatap layar mengeringkan mata Anda dan cara alami untuk melembabkannya adalah dengan berkedip. Ini mengurangi efek negatif dari radiasi layar.

Selain itu, jika anda memercikkan mata anda dengan air (hanya air biasa, tidak ada yang mewah di sini), ini juga membantu melembabkan mereka.

3. Ikuti Aturan 20/20/20

Mata manusia tidak diciptakan untuk menatap berkepanjangan pada jarak pendek. melainkan, mata manusia beradaptasi ketika berganti-ganti antara jarak jauh untuk beberapa detik atau menit dan jarak pendek. Inilah sebabnya ketika Anda menonton sesuatu dalam jarak dekat selama berjam-jam, bahkan jika itu hanya membaca buku, Anda memaksa mata anda untuk berperilaku tidak wajar.

Dengan smartphone, ada yang disebut aturan 20/20/20. Pada dasarnya itu berarti bahwa setiap dua puluh menit Anda perlu melihat sesuatu setidaknya dua puluh kaki jauhnya untuk setidaknya dua puluh detik.

Bahkan lebih baik, setelah setiap empat puluh atau lima puluh menit dengan perangkat Anda, istirahat sepuluh atau lima belas menit dari layar apa pun. Jika Anda tidak terlalu malas, Anda bahkan dapat berolahraga sedikit - ini tidak hanya membantu mata Anda tetapi juga kondisi Anda secara keseluruhan.

4. Sesuaikan Kecerahan, Kontras, dan Ukuran Teks

Kecerahan, kontras, dan ukuran teks adalah tiga aspek dari smartphone yang paling mempengaruhi penglihatan. Kecerahan dan kontraksi yang terlalu tinggi atau terlalu rendah kecerahan dan kontras keduanya berbahaya bagi mata. Anda dapat menggunakan akal sehat untuk menyesuaikannya, atau anda bisa mendapatkan aplikasi untuk secara otomatis menyesuaikan kecerahan. Mereka memiliki aplikasi untuk ini untuk Android, iPhone, dan mungkin salah satu platform lain yang kurang populer.

Ini juga akan membantu jika anda menghindari penggunaan ponsel pintar dalam lingkungan yang redup. Jangan pernah menatap layar dalam gelap.

Sedangkan untuk ukuran teks, jangan biarkan terlalu kecil karena membuat mata tegang dan mengurangi jarak menonton. umumnya, teks yang lebih besar lebih baik, meskipun waktu gulir untuk melihat segala sesuatu di halaman meningkat, dan ini tentu saja menjengkelkan.

5. Jaga Layar Anda Bersih.

Dengan jari-jari anda terus-menerus di layar, tidak mengherankan ada banyak tanda kotor di sana. kotoran ini tidak hanya tidak sehat tetapi juga menambah ketegangan pada mata Anda. Ambil saja kain lembut dan bersihkan layar Anda secara teratur.

6. Jaga Jarak Yang Tepat.

Alasan umum lain mengapa mata anda membenci ponsel cerdas  adalah karena meletakkannya terlalu dekat. Meskipun saya bukan pengguna ponsel cerdas (karena saya menemukan perangkat ini terlalu besar untuk dibawa hanya untuk ide dan terlalu kecil untuk digunakan untuk browsing atau membaca), ketika saya menggunakan milik saya, saya cenderung menempatkannya cukup dekat dengan mata saya.

Saya tahu ini salah, tetapi ketika saya tidak bisa melihatnya dengan benar dari jarak yang direkomendasikan yaitu enam belas hingga delapan belas inci jauhnya, saya membodohi diri sendiri bahwa hanya satu atau dua menit tidak akan menyebabkan banyak kerusakan. sedapat mungkin, cobalah untuk menjaga jarak perangkat qnda enam belas hingga delapan belas inci, karena ini dianggap jarak optimal.

Jika mata anda dikenal sebagai kelemahan dalam tubuh. Tips ini mungkin tidak cukup untuk melindungi mereka sepenuhnya, tetapi tanpa mereka itu lebih buruk. Bagaimanapun, tidak ada salahnya jika anda mengikuti mereka - mereka tidak menuntut banyak waktu dan usaha, tetapi hasilnya memuaskan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar