>

Pedagang Pasar Rumput Bingung dengan Status Tempat Penampungan Sementara

  Rabu, 17 Juli 2019   Rizma Riyandi
Pasar Rumput (taugasih.com)

JAKARTA SELATAN, AYOJAKARTA.COM--Sejumlah pedagang di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Rumput menyatakan bingung dengan status pemakaian tempat usaha mereka saat nantinya pindah ke Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa) Pasar Rumput, Jakarta.

Pada Kamis dan Jumat silam mereka telah mendapat kepastian akan pindah ke kios-kios di Rusunawa, setelah Perumda Pasar Jaya melakukan pengundian kios untuk mereka tempati di Rusunawa Pasar Rumput.

AYO BACA : Penjualan Oleh-oleh Haji di Tanah Abang Meningkat

Namun meski mengaku cukup puas dengan kemajuan yang ada, para pedagang masih bingung dengan status kios mereka.

"Bingung dengan sistemnya saja. Apakah nanti di kios baru tersebut, statusnya hak pakai atau hak sewa," kata Hendra, salah satu pedagang tekstil di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Rumput, pada Rabu (17/7/2019).

AYO BACA : Harga Cabai di Pasar Induk Kramatjati Masih Tinggi

Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2009 tentang pengelolaan area pasar membagi hak pemakaian tempat dalam dua kategori. Pertama, hak sewa usaha untuk jangka waktu tertentu. Kedua, hak pemakaian tempat usaha untuk jangka waktu paling lama 20 tahun.

Pedagang lain, Susi, yang berjualan peralatan sekolah, sepakat dengan pernyataan Hendra. Menurut Susi, ia lebih menyukai sistem lama yang diterapkan sebelumnya, yakni hak pemakaian tempat usaha.

"Lebih suka sistem yang lama sih. Setidaknya jelas sampai 20 tahun ke depan kita bisa pakai kios tersebut," tuturnya.

Para pedagang di TPS Pasar Rumput masih belum dapat melihat lokasi kios-kios baru mereka secara langsung. Mereka hanya dapat melihat denahnya yang telah dipaparkan Perumda Pasar Jaya.

Proses pembangunan Rusunawa Pasar Rumput sendiri kini telah mendekati tahap akhir. Rencananya Presiden Joko Widodo akan meresmikan rusunawa ini pada Agustus mendatang.

AYO BACA : Belanja Murah di Perkulakan Jakgrosir

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar