--> -->

73 Pasar di DKI Miliki Sertifikat Keamanan Pangan

  Rabu, 14 Agustus 2019   Rizma Riyandi
Ilustrasi (Antara)

JAKARTA SELATAN, AYOJAKARTA.COM--Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta memberikan sertifikat keamanan pangan untuk tahun 2018 kepada 73 pasar tradisional dan ritel di ibu kota karena dinilai mampu menjaga kualitas stok pangan.

"Ini bukan kami tentukan sesaat, tetapi sudah beberapa tahun kami amati," kata Kepala Dinas KPKP Darjamuni di Pasaraya Blok M, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Sertifikat keamanan pangan kepada 73 pasar di Jakarta itu diserahkan Asisten Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Permukiman Gamal Sinurat di sela-sela Festival Pangan Jakarta 2019.

AYO BACA : Pasar Jaya Tetapkan Harga Besek Bambu Berkelanjutan Rp2.000

Menurut dia, pemberian sertifikat tersebut melalui pengawasan yang dilakukan dengan mencermati kualitas stok pangan yang terbebas dari kandungan bahan berbahaya sehingga aman bagi konsumen.

Sebanyak 73 penerima sertifikat tersebut yakni pasar yang dikelola oleh PD Pasar Jaya, Food Station Tjipinang Jaya, Lotte Mart dan Trans Ritel Carrefour.

Selain itu, Giant Hero Group, Lulu Hypermart, Lion Super Indo, Matahari Putra Prima, dan Dinas Koperasi dan UMKM DKI Jakarta.

AYO BACA : 58 UMKM DKI Diperkenalkan di Festival Pangan Jakarta

"Itu baru 43 persen dari pasar yang ada di Jakarta. Tugas kami ke depan masih banyak untuk memonitor keamanan pangan," katanya.

Darjamuni menambahkan stok merupakan salah satu indikator kunci dalam ketahanan pangan di DKI Jakarta karena ibu kota negara tersebut masih belum sepenuhnya memproduksi pangan sendiri.

Di DKI Jakarta, kata dia, stok pangan dilaksanakan oleh tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI yakni Food Station, Pasar Jaya dan Dharma Jaya.

"Mereka kolaborasi untuk memenuhi pangan di Jakarta dan sampai saat ini, kami tidak ada gejolak. Apalagi saat menghadapi Idul Fitri, (stok) semua aman," katanya.

AYO BACA : Menilik Revitalisasi Pasar Kembang Rawa Belong

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar