>

Dua Tanda Bakal Terjadi Tawuran di Manggarai

  Kamis, 05 September 2019   Lopi Kasim
Ilustrasi/suaraindonesia

JAKARTA SELATAN, AYOJAKARTA.COM-- Rangkaian peristiwa tawuran antarwarga di Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, kerap ditandai dengan pesan berantai dan letusan suar.

"Dalam sepekan ini sudah tiga kali peristiwa tawuran terjadi. Pertama pada Senin (2/9) menjelang Maghrib, Selasa (3/9) dini hari, dan puncaknya Rabu (4/9) sore. Selalu ditandai dengan pesan berantai dan letusan suar," kata Isnu Dwi Haryanto, Ketua RW 05 Manggarai, Kamis (5/9/2019).

Lima jam menjelang tawuran berlangsung di atas jembatan rel kereta Jalan Tambak, Rabu (4/9), sekitar pukul 17.00 WIB, kata Isnu, jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) setempat telah menerima pesan berantai melalui Whatsapps.

"Isinya, 'Akan terjadi penyerangan jam 5'. Saya membaca pesan itu dari salah satu warga yang ikut terlibat tawuran jam 13.00 WIB," katanya.

Isnu pun bergegas berkoordinasi dengan perangkat kelurahan dan kecamatan untuk berkumpul di depan Pos Polisi Pasar Rumput dengan harapan bisa mengantisipasi tawuran.

AYO BACA : Pasca Tawuran, Stasiun Manggarai Kembali Normal Walau Terjadi Penumpukan Penumpang

Namun saat Isnu dan tokoh masyarakat setempat sedang menunggu kedatangan Camat Tebet, suara letusan suar dan senapan buru jenis dorlok terdengar.

Menurut Isnu, tujuan dari letusan suar (kembang api) dan dorlok (senapan buru dengan peluru gotri) adalah untuk memancing kedatangan lawan.

Isnu menyebut suara letusan itu berasal dari warga Tenggulun Menteng, Jakarta Pusat untuk memancing kedatangan massa dari warga RW 05, RW 06 dan RW 12 Manggarai.

"Tidak lama kemudian, saya dapat kabar ada keributan di atas rel kereta," katanya.

Kekuatan massa yang bertikai saat itu, kata Isnu, cukup imbang. Sekitar 50 orang lebih. Kerusuhan yang berlangsung di atas jembatan rel kereta Jalan Tambak berlangsung sekitar 30 menit. Tidak lama berselang kedua massa bergeser menuju Jembatan Jayakarta dekat simpang Lampu Merah Pasar Rumput.

Keributan massa di lokasi itu hanya berlangsung sekitar 15 menit setelah dibubarkan oleh polisi. Isnu mencatat hanya dua warga RW 05 Manggarai yang mengalami luka ringan akibat lemparan batu.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar