Pemprov Jakarta Buka Pendataan Orang Tidak Mampu, Warga Tinggal Bawa Fotokopi KTP dan KK

  Selasa, 10 September 2019   Aldi Gultom
Warga beraktivitas di perkampungan nelayan di kawasan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta/Antara

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Fakir miskin dan keluarga tidak mampu, warga DKI Jakarta yang ingin memperoleh manfaat Kartu Lansia Jakarta, Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta dan lainnya, dipersilakan mendaftar ke BDT-PPFM (Basis Data Terpadu-Program Penanganan Fakir Miskin) di kelurahan masing-masing.

Pesan ini disebarluaskan Pusat Data dan Informasi Jaminan Sosial Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta lewat akun twitter Pemprov DKI Jakarta .
 
Syarat pendaftaran adalah Fotokopi Kartu Tanda Penduduk, Fotokopi Kartu Keluarga (KK), dan surat pernyataan domisili RT/RW (bagi KTP non DKI). 

Warga tinggal datang ke keluarahan setempat untuk mengajukan pendaftaran yang berjalan hingga Jumat (13/9/2019). Serahkan berkas ke petugas dan petugas selanjutnya memasukkan data ke dalam formulir pendaftaran berdasarkan hasil wawancara dengan pendaftar. 

Petugas kemudian mengecek kelengkapan berkas dan formulir yang telah diisi. Petugas dan Lurah kemudian mengadakan musyawarah untuk membahas data warga yang telah melalui proses pendaftaran. Setelah musyawarah Kelurahan, selanjutnya petugas dari Pusdatin akan melakukan verifikasi dan validasi ke warga yang telah mendaftar. 

Penetapan data fakir miskin dan orang tidak mampu dilakukan oleh pemerintah pusat. Data tersebut disahkan dua kali dalam satu tahun.  

Pendataan dan pemutakhiran data ini sesuai dengan Instruksi Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta 89/2019 tentang Pelaksanaan Pendataan dan Pemutakhiran Data Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampu.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar