>

Sore Ini, Pelapor Pendiri Kaskus Diperiksa di Polda Metro Jaya

  Senin, 16 September 2019   Editor
Foto: Dok

JAKARTASELATAN, AYOJAKARTA.COM -- Titi Sumawijaya Empel, yang melaporkan pendiri Kaskus Andrew Darwis atas dugaan penipuan dan pencucian uang, sore ini menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.

"Pemeriksaan perdana saksi pelapor Ibu Titi dijadwalkan dilakukan hari ini Senin, 16 September 2019 di unit Fismondev Krimsus Polda Metro Jaya pukul 14.00 WIB," kata pengacara Titi, Jack Lapian, dalam keterangan tertulis, Senin (16/9/2019).

Sementara itu, pengacara Titi, Jack Lapian menyebut kasus itu bermula saat kliennya meminjam uang kepada David Wira yang disebut-sebut sebagai tangan kanan Andrew. Titi meminjam uang sebesar Rp15 miliar dengan jaminan sertifikat gedung di Jalan Panglima Polim Raya, Jaksel. 

"Berawal dari pinjam meminjam dengan jaminan sertifikat gedung milik pelapor pada November 2018 senilai Rp15 miliar namun yang terealisasi Rp 5 miliar," kata Jack Lapian dalam keterangannya, Senin.

Namun pada awal bulan Desember 2018 lalu, lanjut Jack, sertifikat gedung milik Titi berubah nama menjadi nama Susanto kemudian  beralih nama Andrew Darwis. Merasa ditipu, korban melaporkan hal itu ke Polda Metro Jaya pada 13 Mei 2019 lalu.

"Dalam perjalanannya, sertifikat gedung dibalikan nama menjadi saudara Susanto lalu terakhir dibalikan nama oleh terduga Andrew Darwis pada awal Desember 2018," tutur Jack.

Jack mengatakan saat ini sertifikat itu telah diagunkan oleh Andrew Darwis ke UOB Bank.

Laporan Titi telah diterima oleh polisi dengan nomor laporan pada LP/2959/V/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus Polda Metro Jaya dengan pelapor Titi Sumawijaya dan terlapor Andrew Darwis.

Pasal yang dilaporkan yaitu pemalsuan atau penipuan atau tindak pidana pencucian uang. Pasal itu tertuang pada Pasal 263 ayat (2) KUHP dan atau Pasal 3,4,5 UU 8/2010 tentang TPPU.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar