>

Pendapat Kampus, Budayawan Hingga Milenial Memperkaya Konsep Ibu Kota Baru

  Rabu, 25 September 2019   Widya Victoria
Pansus DPR Pemindahan Ibu Kota Negara saat kunjungan kerja di Samarinda, Kalimantan Timur/Dok Mardani Ali Sera

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Tim Panitia Khusus pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) telah mengunjungi kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Selasa (2/9/2019). 

Rombongan pansus berjumlah 13 orang itu bertemu Gubernur Kaltim beserta jajarannya. 

Salah seorang anggota Pansus IKN, Mardani Ali Sera dalam kesempatan itu, mengatakan, pemindahan ibu kota suatu keniscayaan, namun apabila tanpa perhitungan dan persiapan yang matang terjadi bukan manfaat malah mudarat. 

Seharusnya, lanjut dia, pemerintah tidak grasak-gerusuk membuat kebijakan sebelum membuat perencanaan secara holistik.

“Kebijakan pemindahan ibu kota negara ini seharusnya didesain dulu ekosistem intelektual dan indeks kebahagiaan bukan hanya infrastruktur fisiknya saja,” ujar Mardani yang juga wakil ketua Komisi II DPR. 

Justru menurut dia, saat ini upaya pemerintah dan DPR bersama rakyat mengeluarkan semua akal dan pengalaman kolektif mewujudkan ibu kota yang mencerminkan cita-cita kolektif bangsa. Oleh karena itu, Mardani minta perlu adanya pelibatan institusi pendidikan juga terkait rencana pemindahan ibu kota negara ini untuk meminta masukan. 

"Sebaiknya kita juga minta pendapat kampus dan para budayawan hingga milenial bisa diinisiasi pemerintah dan jadikan ini edukasi publik,” ujarnya.

Diharapkan melalui pelibatan banyak orang akan makin kaya gagasan IKN Indonesia masa depan.

"Misalnya silakan saja usulkan berbagai gagasan kepada Pansus IKN seperti konsep seperti ‘City In The Forest’ atau ‘City In The Garden’, atau ‘Cultural City’ atau ‘Humanised City’," tutur Mardani.

Terakhir, Mardani meminta Pemprov Kaltim atau Pemda Kutai Kertanegara dan PU juga mendesain konsep ibu kota negara yang kompatibel dengan Indonesia masa depan.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar