>

Anak-anak Korban Kerusuhan Wamena Pulihkan Trauma

  Minggu, 06 Oktober 2019   Editor
Warga bersama anggota TNI-Polri membersihkan sisa bangunan yang terbakar di Wamena/Jawa Pos

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Anak-anak korban kerusuhan Wamena yang mengungsi di Kodim 1702/Jayawijaya bermain dan bernyanyi sambil menari untuk memulihkan trauma.

Mereka diajak menari dan bernyanyi diiringi gitar secara berkelompok sambil bermain di halaman Kodim 1702/Jayawijaya.

Setelah menari dan bernyanyi, anak-anak duduk berbaris untuk mendengarkan dongeng yang diperankan boneka-boneka binatang. Interaksi antara pendongeng dan anak-anak kerap terjadi. Mereka bersemangat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan pendongeng.

''Kegiatan ini bertujuan memberikan mereka aktivitas karena kebutuhan utama anak adalah bermain,'' kata Koordinator Tim LDP Kementerian Sosial Milly Mildawati, Sabtu (5/10/2019). 

Kemensos memberikan layanan dukungan psikososial bagi anak-anak maupun orang dewasa korban kerusuhan di Wamena, Papua yang saat ini berada di pengungsian.

AYO BACA : ACT Pulangkan 222 Warga Kabupaten Pesisir Selatan dari Wamena

Layanan dukungan psikososial seperti bermain, bercerita, dan berbagai kegiatan lainnya untuk rekreasi dan pemulihan trauma akibat kerusuhan yang terjadi pada 23 September 2019 lalu.

Untuk orang dewasa, layanan yang diberikan berupa kegiatan percakapan sosial yang bertujuan memberikan ruang komunikasi, mendengarkan keluhan, dan harapan mereka.

Tiga tenaga profesional Tim LDP Kemensos diperkuat pendamping Program Keluarga Harapan turut memberikan layanan psikososial kepada para pengungsi yang tersebar di enam titik pengungsian di Wamena.

Menurut Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat, dalam situasi pengungsian saat ini penting bagi mereka untuk mendapatkan layanan dukungan psikososial.

''Penting dalam situasi seperti ini karena mereka masih trauma. Maka kegiatan trauma healing menjadi penting,'' katanya menambahkan.

AYO BACA : Jumlah Pengungsi Wamena di Jayapura Sudah Capai 10.800 Orang

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar