Akhir Bulan, Kemenhub Uji Coba Sistem 2-1 di Jalur Puncak

  Minggu, 06 Oktober 2019   Wahyu Sabda Kuncahyo
Ilustrasi penerapan Sistem 2-1/BPTJ Kemenhub

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan beserta instansi terkait mempersiapkan sistem Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) baru untuk mengurai kemacetan di Kawasan Puncak, Jawa Barat.

Kepala BPTJ Kemenhub Bambang Prihartono mengatakan, sistem tersebut akan diuji coba pada 27 Oktober 2019. Dan diharapkan dapat menjadi opsi selain sistem buka tutup yang sudah diterapkan selama ini.

Menurutnya, MRLL yang juga disebut sebagai Sistem 2-1 diharapkan akan lebih memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar Puncak karena lebih memberikan keleluasaan untuk melakukan mobilitas.

''Kami menyusun konsep sistem MRLL yang baru ini sudah melalui kajian di lapangan dan simulasi. Selain itu komunikasi dan koordinasi secara intens terus dilakukan dengan semua pemangku kepentingan hingga nantinya uji coba dapat kita lakukan bersama,'' jelas Bambang dalam keterangannya, Sabtu (5/10/2019).

Dia menambahkan, Sistem 2-1 hanya diberlakukan pada hari Sabtu dan Minggu. Jika dalam rekayasa lalu lintas sistem buka tutup kendaraan hanya bisa bergerak satu arah pada waktu tertentu atau hanya Simpang Gadog menuju Puncak dan sebaliknya maka pada skema optimasi lajur Sistem 2-1 kendaraan dapat bergerak dari dua arah dalam waktu bersamaan.

''Pada skema ini setiap akhir pekan jalur Puncak akan dioptimalkan menjadi tiga lajur. Pemisahan lajur dilakukan dengan menempatkan traffic cone sepanjang Jalur Puncak mulai dari Simpang Gadog hingga Taman Safari Indonesia,'' imbuh Bambang.

Adapun, skema rekayasa lalu lintas dalam Sistem 2-1 sebagai berikut. Dari tiga lajur yang ada nantinya mulai pukul 03.00-13.00 WIB lajur satu dan dua akan diperuntukkan bagi kendaraan yang mengarah ke Puncak atau naik, sedangkan lajur tiga untuk kendaraan menuju Simpang Gadog atau turun.

Pada pukul 12.30 -14.00 WIB, lajur satu tetap diperuntukkan bagi kendaraan yang mengarah ke Puncak namun lajur dua untuk sementara ditutup dari arah Simpang Gadog untuk memastikan lajur dua bersih dari kendaraan yang menuju Puncak, sedangkan lajur tiga tetap untuk kendaraan menuju Simpang Gadog.

Setelah lajur dua steril dari kendaraan maka pada pukul 14.00-20.00 WIB arus lalu lintas berubah menjadi lajur satu untuk kendaraan mengarah ke Puncak sedangkan lajur dua dan tiga untuk kendaraan mengarah ke Simpang Gadog.

Kemudian mulai pukul 20.00-03.00 WIB pengaturan lalu lintas kembali normal menjadi dua lajur untuk dua arah. Meski jam operasional Sistem 2-1 telah ditetapkan namun jika kondisi di lapangan memerlukan tindakan insidental maka dapat diberlakukan diskresi kepolisian.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar