--> -->

Tiga Syarat Harus Dipenuhi Sebelum LRT Resmi Dioperasikan

  Minggu, 13 Oktober 2019   Dhika Alam Noor
LRT Jakarta/Rumah.com

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Sebelum resmi dioperasikan, moda transportasi Light Rail Transit (LRT) Jakarta setidaknya harus memenuhi beberapa persyaratan.

Pengamat transportasi, Djoko Setijowarno mengatakan persyaratan berupa prasarana, sarana, operasi dan sumber daya manusia atau SDM harus dipenuhi sebelum LRT resmi mengangkut penumpang.

\"Persyaratan prasarana berupa peralatan telah menjalani test and commssioning selama tujuh bulan, peralatan telah menjalani proses sertifikasi,\" ujar Djoko, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (13/10/2019).

Persyaratan operasi, telah dilakukan proses integrasi sampai dengan GOA3 driverless atau Grade of Auotomatic tingkat 3 antara sarana prasarana. Kemudian telah dilakukan trial run. \"Minimal tiga bulan, setelah proses integrasi selesai,\" kata Djoko.

Sedangkan persyaratan sumber daya manusia, yakni telah mendapat pelatihan teknis dan telah mendapat sertifikasi. Proses mendapat sertifikasi tersebut dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

\"Diperlukan SDM yang mahir dan handal. Kesiapan SDM sekarang sedang dilakukan oleh PT KAI bekerja sama dengan SMRT Singapura untuk mendidik sejumlah personel yang nantinya akan mengoperasikan LRT Jabodebek,\" tuturnya.  

AYO BACA : Selama Uji Coba LRT Angkut 650 Ribu Penumpang

Pengoperasian LRT Jabodebek bukan hanya rangkaian LRT saja yang beroperasi di atas lintas yang sudah selesai terbangun. \"Fasilitas persinyalan, telekomunikasi dan listrik di sepanjang lintas harus terpasang dan dapat beroperasi setelah melalui sejumlah uji kelayakan,\" kata dia.

Rencananya jaringan LRT Jabodebek sepanjang 82,93 kilometer, terbagi dua fase pembangunan. Fase pertama sepanjang 44,43 kilometer dengan 19 stasiun, terbagi dalam tiga lintas pelayanan, yaitu lintas pelayanan 1 antara Cawang-Harjamukti (Cibubur)14,89 kilometer dengan 4 stasiun.

Lintas pelayanan 2 antara Cawang-Kuningan-Dukuh Atas 11,05 kilometer dengan 9 stasiun dan lintas pelayanan 3 antara Cawang-Jatimulya (Bekasi Timur) 18,49 kilometer dengan 6 stasiun.

Sedangkan fase kedua sepanjang 38,5 kilometer terbagi tiga lintas pelayanan. Lintas Palmerah-Senayan 7,8 kilometer, lintas Cibubur-Bogor 25,0 kilometer dan lintas Palmerah-Grogol 5,7 kilometer.

 

 

AYO BACA : Proyek LRT Fase II Masuk Tahap Penyusunan Desain Grafis

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar