Bansan, Kedai Mungil Favorit Milenial di Bilangan Cipete

  Kamis, 17 Oktober 2019   Aprilia Rahapit
Restoran Bansan/Ayojakarta.com

JAKARTA SELATAN, AYOJAKARTA.COM -- Restoran Bansan, salah satu spot makan yang tengah hits di kalangan millenial Jakarta. 

Berlokasi di bilangan Cipete, Jakarta Selatan, kedai mungil berukuran luas 3x15 meter ini dikelola duo sobatan, Paquita Genuschka atau akrab disapa Genus, bersama Gilang Candraditya. 

Dekor hiasan neon sign mane kineko ditambah poster-poster pop art yang menempel di dinding membuat suasana kedai ini kental akan budaya Jepang. 

Di dalamnya, terdapat lima meja dengan total 10 kursi yang sejajar meja bar. Ada tambahan empat kursi menghadap tempat kasir.   

Bahkan, pengunjung yang berdatangan rela antre untuk bisa mendapatkan tempat duduk. Lantas apa yang membuat rumah makan ini jadi pilihan favorit?

Saat ditemui reporter Ayojakarta, Genus tampak sibuk melayani pengunjung. "Kenapa target gue anak muda karena makin ke sini orang makin sibuk, orang semakin tidak ada waktu untuk makan kemudian leyah-leyeh dan santai santai, jadi ini makanan yang cepat," ucap Genus yang juga keseharian penyiar radio Prambors, Rabu (16/10) malam.

Pengunjung pun dibuat simpel dalam menentukan pilihan. Sebab, hanya ada tiga pilihan menu utama, yaitu Fire Nanban (Rp 43 ribu), OG Chicken Nanban (Rp 40 ribu), dan Triple Sauce Roast Beef (Rp 55 ribu). Namun untuk pemesanan via aplikasi, harganya dinamis. 

Genus dan Gilang sudah bersahabat sejak SMA. Awal-awal merintis pada 21 Oktober 2018, Bansan menyediakan 100 mangkuk. Namun kini sudah mencapai 300 mangkuk, apalagi di akhir pekan minimal 400 mangkuk.   

Bagi Genus sendiri, memasak adalah passion. Karena itulah ia tak mau asal menyajikan tiap menu makanan kepada pelanggan. 

"Karena gue pribadi, gue memasak dengan cinta. Jadi apa yang gue salurkan, gue berharap orang-orang yang memakannya nggak sekedar kenyang atau enak tapi orang tuh happy makannya. Kalau sudah makan makanan enak dan loe happy itu seharian pasti mood loe bagus," tuturs cewe kelahiran Jakarta, 20 November 1990 berfilosofi. 

Genus mengaku perlu riset sebelum membuka usaha restoran ini. "Gue test market, jadi sebelum gue punya restoran sembari mencari tempat kita jualannya pre order di Instagram, jadi konsumen kritik dan saran di akun itu, setelah orang-orang bilang dan repeat order akhirnya gue yakin," paparnya.

Terakhir, tips dari Genus adalah keyakinan dan tidak berfokus pada penghasilan.

"First think first lo harus yakin dengan apa yang lo jual, apapun itu, misalkan mau jadi penyanyi lo harus yakin dengan karya yang lo buat. Kalau lo mau buka restoran ketika seseorang hanya memikirkan duit nggak akan jadi itu barang," tandasnya. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar