Tidak Penting, PSI Tolak Jakarta Formula E-Prix 2020

  Kamis, 07 November 2019   Aprilia Rahapit
Konferensi pers Fraksi PSI DPRD DKI soal Jakarta Formula E-Prix 2020/Ayojakarta.com-Aprilia Rahapit

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta meminta Gubernur Anies Baswedan membatalkan ajang Formula E-Prix 2020 pada 6 Juni 2020 mendatang. 

Anggota DPRD Fraksi PSI DKI Anggara Wicitra Sastroamidjojo mengatakan, pihaknya baru menyuarakan hal itu sekarang lantaran saat launching E-Prix 2020 di Monumen Nasional pada 20 September 2019, alat kelengkapan dewan belum terbentuk.

''Kan peresmiannya itu kita belum jadi dewan. Jadi kita mau bicara seperti apa, kita komisi juga bicara kok. Komisi memang kalau ada teman-teman media yang mengikuti pembahasan dengan dinas pemuda dan olah raga di situ saya juga menyuarakan penolakan,'' jelasnya dalam konferensi pers di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Terlebih, penyelenggaraan balap mobil tersebut juga harus mengeluarkan biaya hingga 20 juta poundsterling untuk satu kali putaran. Apalagi Anies menargetkan selama lima musim. 

''Yang perlu disoroti juga lima musim apakah ke depan harus menggelontorkan komitmen fee sebesar 20 juta Poundsterling setiap tahun untuk mengadakan acara itu. Apalagi penjelasannya kan kalau di kota-kota lain itu mereka bisa mendapat private funding,'' papar Anggara.

Anggota DPRD Fraksi PSI DKI Anthony Winza Probowo menambahkan pembatalan ajang tersebut tepat untuk dilakukan lantaran ada prioritas yang lebih penting.

''Katanya mendorong penggunaan energi listrik ada juga supaya kita dikenal supaya nanti next-nya ke formula satu lah ujungnya. Cuma saya pikir itu kayaknya belum diprioritas ya. Misalnya tidak punya uang dan terus mau punya baju mahal biar kelihatannya di depan publik kita orang kaya, ada hal di belakang kita, banyak keluarga kita masyarakat yang tiidak bisa makan, sulit mendapatkan akses air bersih. Saya rasa itu tidak bijaksana, ini keberpihakan yang salah,'' jelasnya.

Pemprov DKI menganggarkan 20 juta Poundsterling atau sekitar Rp 350 miliar untuk menggelar satu kali balapan dalam ajang Formula E-Prix sebagai commitment fee yang wajib dibayar kepada organisasi penyelenggara balapan Formula E Operations (FEO). 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar