PSI Telat, Anggaran Jakarta Formula E-Prix 2020 Sudah Lolos

  Kamis, 07 November 2019   Aprilia Rahapit
Gubernur Anies Baswedan bersama pembalap Sean Gelael menumpang mobil listrik BMW Roadster i8/Ayojakarta.com-Aprilia Rahapit

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- PT Jakarta Propertindo (Jakpro) merespon penolakan Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI terkait rencana penyelenggaraan balap mobil listrik Jakarta Formula E-Prix 2020. 

Corporate Secretary PT Jakpro Hani Sumarno mengatakan, perencanaan Formula E-Prix 2020 sudah dibahas dalam rapat DPRD DKI.

''Anggarannya kan sudah dibahas di komisi B dan komisi C. Di komisi itu kan ada berbagai fraksi. Sudah selesai dan sudah lolos, artinya tidak ada masalah,'' jelasnya saat dihubungi Wartawan, Kamis (7/11/2019).

Anggaran pelaksanaan Formula E-Prix 2020 kini hanya tinggal dibahas dalam Badan Anggaran menjelang pengetokan APBD 2020 pada 30 November 2019.

''Sudah selesai dibahas, tinggal (menunggu) jadwal yang akan disampaikan di Banggar,'' kata Hani.

Hani menyikapi santai jika pada pembahasan di Banggar nanti terdapat perdebatan, terlebih PSI bersikeras menolak dan meminta Pemprov DKI membatalkan Formula E-Prix 2020. Apalagi seluruh komisi DPRD DKI dominan menyetujui penyelenggaraan ajang tersebut.

AYO BACA : Ini Target Anies dari Penyelenggaraan Jakarta E-Prix 2020

''Ya namanya juga dinamika rapat, dijalani saja. Kita optimis saja karena ketika kita bicara masa depan untuk menyiapkan negeri ini lebih baik,'' jelasnya.

Jakpro menekankan kembali bahwa penyelenggaraan Formula E-Prix 2020 berpotensi mengubah pola pikir masyarakat untuk beralih ke kendaraan bertenaga listrik.

"Formula itu kan sebenarnya investasi mindset. Kita mengajak visi ke depan. Energi fosil kan sudah tidak bisa diharapkan lagi ke depan,'' tandas Hani.

Jakpro ditunjuk sebagai pengelola pelaksanaan Jakarta Formula E-Prix 2020. Komisi B DPRD DKI telah menyepakati usulan anggaran pembuatan lintasan sirkuit yang rencananya akan dibangun di sekitaran Monumen Nasional.

Anggaran yang diusulkan adalah senilai Rp 360 miliar atau 20 juta Poundsterling yang merupakan commitment fee yang wajib dibayar kepada organisasi penyelenggara balapan Formula E Operations (FEO).

Belakangan, penyelenggaraan Formula E-Prix 2020 ditolak Fraksi PSI DPRD DKI yang menyebut  ajang balap itu belum menjadi prioritas penting di tengah kondisi keuangan Jakarta mengalami defisit. 

AYO BACA : Tidak Penting, PSI Tolak Jakarta Formula E-Prix 2020

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar