>

Keluh Kesah Pengendara Motor Akibat Adanya Jalur Sepeda

  Selasa, 26 November 2019   Dhika Alam Noor
Jalur khusus sepeda di ruas Jalan Fatmawati Raya (Ayojakarta.com/Dhika Alam Noor)

CILANDAK, AYOJAKARTA.COM -- Larangan maupun sanksi bagi kendaraan bermotor yang masuk jalur sepeda mendapat reaksi beragam dari penggunanya.

Sebagian besar mengeluhkan berlakunya aturan tersebut, sebab jalur sepeda menyatu dengan jalan raya. 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerbitkan sanksi bagi kendaraan bermotor yang melanggar marka jalur sepeda. Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta 128/2019.

Pengemudi ojek online Slamet Musirin (30) menyesalkan aturan tesebut karena aktivitasnya sebagai pengojek sedikit terganggu. 

''Jujur sebenarnya sedikit keberatan. Selain susah dan bingung nurunin penumpang dan menjemput penumpang. Kita juga merasa jalan yang di laluin makin sempit,''  ujarnya saat berbincang dengan Ayojakarta di Kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Selasa (26/11/2019).

Terlebih, di lajur kanan sudah ada jalur Busway khusus Transjakarta, ditambah di lajur kiri jalan sekarang sudah ada jalur sepeda. Sementara jumlah kendaraan semakin meningkat berakibat kemacetan tidak terhindari. 

''Sepeda motor kan di mana-mana,'' kata Mame, sapaan akrabnya. 

Andri (28), sesama pengemudi ojek online juga mengaku kesulitan menurunkan maupun menaikkan penumpang karena ada jalur sepeda. Terlebih saat mengantar barang gedung yang tidak menyediakan lahan parkir. 

''Jemput penumpang dan drop off penumpang susah terutama di pusat kota. Karena adanya jalur sepeda masak mau kita turunin di samping jalur sepeda,'' tutur Andri.

Dikatakannya, tidak hanya pengguna ojek online yang keberatan, pengguna jalan lain pun merasakan hal yang sama. Mengingat, area jalan raya bertambah semakin sempit.

''Karena adanya jalur sepeda, jalur hanya muat dua mobil di Fatmawati sampai jalan Panglima Polim, motor mau lewat mana. Mobil ikut antre bikin tambah macet,'' kata Andri. 

Pengguna sepeda motor Muhammad Zemiko (26) berharap dengan adanya jalur sepeda mampu meningkatkan kesadaran para pesepeda itu sendiri. Namun pengendara roda dua tidak bisa disalahkan karena absennya pembatas fisik di jalur sepeda.

''Keberatan juga. Dibilang takut ya takut tapi tidak ada pembatas seperti jalur Busway, ya jelas makin memperkecil jalanan,'' beber Miko yang berdomisili di Depok.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar