>

20 Koleksi dari 100 Penenun Daerah Hadir di Eco Fashion Week Indonesia 2019

  Kamis, 05 Desember 2019   Istihanah Soejoethi
20 koleksi dari 100 penenun hadir di Eco Fashion Indonesia 2019 (Ayojakarta.com/Istihanah Soejoethi)

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Sebanyak 20 koleksi hasil karya 100 penenun daerah hadir dalam fashion show pembukaan Eco Fashion Indonesia 2019.

Merdi Sihombing, CEO Eco Fashion Week Indonesia menjelaskan koleksi tersebut dibuat oleh 100 penenun yang berasal dari enam kabupaten di Indonesia.

"20 koleksi itu dari kabupaten Alor, Rotten Dao, Lombok Tengah, Donggala, Timor Tengah Selatan dari daerah Boti dan aksesorisnya dari Nias Selatan, namanya Kalabubu," katanya di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2019).

Lebih lanjut Merdi menjelaskan, koleksi bertema itu dibuat dari bahan Tencel yang sedang tenar di dunia.

"(Untuk koleksi itu) kami menggunakan benang atau serat yang sekarang lagi happening di dunia namanya tencel itu diproduksi di lenzing, Austria," ujarnya.

"Karena seratnya serat masa depan dan tidak mengandung toxin sering dipake di seprai di rumah sakit, pakaian anak-anak dan pakaian untuk orang alergi," lanjutnya.

Tak hanya itu, motif untuk koleksi dari Eco Fashion Week Indonesia ini juga berbeda.

"Kami tidak membeli dari pengrajin seperti yang lain-lain. Kami tinggal di sana ngajarin menggukan benang. Mengajarkan teknik yang pewarna dingin dan panas teegantung benangnya. Kalo enggak boleh mesti sistem dingin semuanya," pungkas Medi.

 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar