Jatuh Bangun Tika Ramlan Membangun Bisnis Busana Syar'i

  Selasa, 10 Desember 2019   Istihanah Soejoethi
Tika Ramlan mengaku sempat ragu-ragu saat membuka bisnis di dunia fashion. (Ayojakarta.com/Istihanah Soejoethi)

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Menjadi pelaku wiraswasta bukan hal yang mudah bagi sebagian orang. Hal ini juga dirasakan oleh Tika Ramlan atau dahulu dikenal dengan Tika T2. 

Usai memutuskan untuk berhijab dan keluar dari duet T2, Tika tertarik membangun sebuah bisnis untuk mengisi kekosongan setelah hengkang dari panggung hiburan. Dia ingin membuat sebuah bisnis produk yang dapat digunakan sehari-hari. 

"Aku pikir ini adalah awal sesuatu yang long term, bisa dipakai banyak orang, kami pertimbangkan lagi untuk membuat bisnis yang juga bisa dipakai sehari-hari. Jadilah bisnis busana syar'i," ujar Tika saat ditemui di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019). 

Saat memulai bisnis busana muslim itu, Tika Ramlan mendapat bantuan dari banyak pihak, termasuk sang suami yang berprofesi sebagai arsitek. 

"Aku kan memang tidak ada basic sekolah fashion, tapi kebetulan karena suami orang desain, dia juga arsitek, jadi banyak input dari dia," tutur Tika. 

Selama 1,5 tahun, Tika banyak berdiskusi dan mendalami dunia fashion. Mulai dari merancang hingga pemilihan bahan untuk sebuah busana syar'i. 

"Karena bajunya sendiri kan tertutup banget, kalau enggak bisa pilih bahan yang tepat pasti nanti berat. Dari situ aku belajar pemilihan bahan dan pola, paling susah untuk khimar," jelasnya. 

Tika Ramlan punya impian brand-nya terkenal bukan karena nama pribadinya yang notabene mantan artis. Ia lebih senang jika produk yang dirancangnya semakin kondang karena kualitasnya. 

"Orang selama ini tahunya aku penyanyi, aku dianggap bisa bisnis karena sudah terkenal. Tapi aku mau orang mencoba brand aku tanpa tahu hal itu. Dan, mereka mengakui bajunya berkualitas," tambah Tika. 

Awalnya, Tika sempat tidak percaya diri saat memasarkan produknya. Pada akhirnya ia tak menyangka sambutan publik sangat baik terhadap produknya. 

Bahkan, brand yang dinamai Chayra by Tika Ramlan itu sudah dipamerkan dalam pagelaran Dubai Fashion Week 2019. 

Meski begitu, Tika Ramlan mengaku masih memiliki kendala saat memproduksi busana karyanya. 

"Cari penjahit memang agak sulit. Kadang mereka kalau saya cuma mau bikin 1-5 baju, enggak mau kerjakan. Kadang sudah mengerjakan, tapi mereka pergi. Di situlah jatuh bangunnya," ungkap Tika.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar