Warga Depok Punya Mobil Tanpa Garasi, Siap Didenda Rp 2 Juta

  Jumat, 10 Januari 2020   Aldi Gultom
Ilustrasi spanduk berisi sindiran kepada warga yang memiliki mobil tapi tidak punya garasi untuk menyimpannya. (Kompas.com/Instagram)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Warga Depok yang punya mobil tapi enggak punya garasi, siap-siap kena denda Rp 2 juta. 

DPRD Kota Depok sudah mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perhubungan yang didalamnya mengatur soal garasi mobil pribadi.

Masalah garasi mobil telah dibahas dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Depok, Rabu (8/1/2020) lalu. 

Kepada Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Depok, Dadang Wihana, mengatakan, Pemkot Depok telah mengajukan peraturan yang mewajibkan pemilik mobil memiliki garasi. 

"Raperdanya sudah disahkan untuk kemudian dibahas di rapat panitia khusus (Pansus) DPRD Kota Depok menjadi Peraturan Daerah (Raperda)," ujar Dadang di Balai Kota Depok, Jumat (10/1/2020).

Perda tersebut merupakan revisi dari Perda 2/2012 tentang Penyelenggaraan Bidang Perhubungan. 

"Salah satu pasal dalam Perda tersebut mengatur tentang kewajiban orang atau badan yang memiliki mobil untuk memiliki garasi," terang Dadang.

Menurut Dadang, yang dimaksud garasi bisa jadi milik sendiri, sewa, atau membuat garasi bersama.

"Perda ini bertujuan untuk menjaga keteraturan di tengah warga. Selain itu juga untuk menjaga ruang milik jalan agar sesuai dengan peruntukannya," tuturnya.

Dalam Perda tersebut, pasal yang mengatur tentang garasi yaitu pasal 34. 

Perda tersebut akan diterapkan secara bertahap. Tahun ini berupa penyusunan regulasi pedoman teknis dan mekanisme pengaturan. Sedangkan tahun depan berupa sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat serta penyiapan fasilitas dan asistensi.

"Ada kekeliruan (publik) juga tentang denda pada pasal garasi ini. Di dalam pasal 34, denda administrasi maksimal sebesar Rp 2 juta bukan Rp 20 juta, seperti yang kini sedang ramai dibicarakan masyarakat," ucap Dadang meluruskan.

Perda tersebut akan berlaku dalam dua tahun lagi karena Pemkot Depok masih perlu menyusun pedoman teknisnya lebih dahulu.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar