Wali Kota Depok Perintahkan Razia LGBT dan Bentuk Crisis Center

  Sabtu, 11 Januari 2020   Aldi Gultom
Wali Kota Depok, Mohammad Idris. (Kompas.com/Anggita Nurlitasari)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Kasus Reynhard Sinaga, yang dijuluki predator seks terbesar sepanjang sejarah Inggris, memicu gonjang-ganjing. Tak hanya di Manchester, Inggris tapi juga di kota asalnya, Depok, Jawa Barat.

Reynhard sudah divonis penjara seumur hidup karena terbukti melakukan tindak pidana kekerasan seksual terhadap 159 pria di Inggris.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, menyatakan kemarahannya atas kasus kekerasan seksual sesama jenis yang dilakukan warganya itu.

Untuk mencegah kasus serupa tidak terjadi di Kota Depok, dia menginstruksikan anak buahnya untuk lebih waspada terhadap potensi kejahatan seksual di wilayahnya. 

"Untuk Satpol PP Kota Depok, saya minta untuk aktif melakukan penindakan dengan razia sejumlah penghuni kos-kosan, kontrakan, apartemen, dan lainnya berkaitan pencegahan dan penyebaran perilaku seks bebas dan penyimpangan seks atau LGBT," ujar Idris di Balai Kota Depok, Jumat (10/1/2020).

Upaya pencegahan seperti itu, menurut Idris, bertujuan memperkuat ketahanan keluarga dan khususnya melindungi anak-anak agar masyarakat tidak resah.

"Kami harapkan kepada pemilik apartemen, kos-kosan dan kontrakan untuk membentuk Persatuan Penghuni dan Pemilik Satuan Rumah Susun (P3SRS). Fungsinya guna mempermudah komunikasi dan pengendalian penghuni kos atau apartemennya," imbaunya.

Tidak hanya razia, pihaknya juga akan membentuk crisis center khusus korban LGBT, termasuk melakukan pendekatan kepada lembaga-lembaga terkait untuk bekerjasama membina warga atau komunitas yang mendukung LGBT. 

"Secara kehidupan sosial dan moralitas semua ajaran agama, pasti mengecam perilaku LGBT," tegasnya.

Tentang kasus Reynhard, Idris menegaskan bahwa pria yang lahir di Jambi itu sudah menetap di Inggris dengan visa pelajar sejak 2007. Kejahatan yang dilakukan di Inggris tidak berhubungan dengan kehidupannya selama di Kota Depok.

Idris berharap orang tua dari Reynhard, yang merupakan warga Kota Depok, bisa tabah menghadapi kasus yang menimpa anaknya. 

"Kami berharap keluarga Reynhard tetap bersabar dalam menghadapi cobaan ini," ucap Idris. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar