Kampus UIII di Depok Dibangun dengan Konsep Hijau dan Modern

  Jumat, 24 Januari 2020   Aldi Gultom

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah tengah membangun Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). Lokasinya di Kompleks RRI Cimanggis, Depok, Jawa Barat, di atas seluas 142,5 hektar.  

Hari ini (Jumat, 24/1/2020), Wakil Presiden RI 2004-2009 dan 2014-2019, Jusuf Kalla (JK), didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, meninjau perkembangan pembangunan kampus tersebut.

Menteri Agama, Fachrul Razi; Dirjen Cipta Karya, Danis H. Sumadilaga; serta Rektor UIII, Komarudin Hidayat, juga ikut dalam rombongan.

JK mengatakan, pembangunan sebagian Kampus UIII sudah selesai. Pembangunan berjalan tahap demi tahap sesuai rencana.

"Insya Allah ini akan menjadi kampus yang indah, hijau, dan terdapat beberapa danau untuk  menampung air," katanya.

Menurutnya, kampus ini hanya memanfaatkan skitar 20 persen dari total luas kompleks untuk bangunan gedung. Sisa 80 persen lahan akan dipertahankan sebagai ruang terbuka hijau. 

"Nantinya, kampus ini dibangun dengan konsep modern dan inklusif karena 50 persen adalah mahasiswa asing, dan 50 persen lagi dari Indonesia," tambahnya.

Sementara itu, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menjelaskan pembangunan yang dikerjakan oleh Kementerian PUPR adalah bagian Masjid Kampus dan Perpustakaan. 

"Pembangunannya baru dimulai dan semuanya akan selesai pada akhir Desember 2020,” terangnya.

Pembangunan dilaksanakan dalam 2 tahap dengan biaya Rp 1,2 triliun. Tahap I dikerjakan oleh Kementerian Agama RI dengan biaya Rp 714 miliar yang terdiri atas 3 paket pekerjaan. Paket 1 dengan biaya Rp 362 miliar meliputi Gedung Rektorat, Gedung Fakultas A dan Plaza 3 Pilar yang kemajuannya saat ini mencapai 9,6 persen. Pelaksana pekerjaan  adalah PT. Waskita Karya sebagai kontraktor dan PT. Virama Karya sebagai konsultan manajemen

Paket 2 dengan biaya Rp 168 miliar meliputi dari 5 unit Rumah Dosen, 1 Tower Asrama Mahasiswa (pria), Rehabilitasi Bangunan dan Mechanical, Electrical, dan Plumbing (MEP) yang sudah mencapai 86 persen. Pekerjaan dilaksanakan oleh kontraktor PT Wijaya Karya dan konsultan PT. Bennatin Surya Cipta (MK). 
Pekerjaan paket 3 dikerjakan oleh Brantas Abipraya dan konsultan PT. Akronim (MK) dengan biaya Rp 184 miliar meliputi pembangunan infrastruktur kawasan dan pagar keliling yang saat ini telah mencapai 69 persen.

Untuk Pembangunan Tahap II dikerjakan oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya dengan lingkup pekerjaannya meliputi pembangunan Masjid Kampus 2 lantai seluas 5.200 m2 dengan kapasitas tampung 1.880 jemaah. Kemudian pembangunan Perpustakaan Pusat 8 lantai seluas 16.556 m2 dengan kapasitas pengunjung 1000 orang. Saat ini baru mencapai 1,3 persen.

Adapun anggaran pembangunan Masjid Kampus serta Perpustakaan Pusat tersebut sebesar Rp 254 miliar yang dikerjakan oleh kontraktor PT. Pembangunan Perumahan ( Persero ).

Selain itu, Kementerian PUPR juga membangun apartemen bagi mahasiswa seluas 12.815 m2 yang terdiri dari 8 lantai dengan jumlah kamar 268 unit. Progresnya mencapai 2 persen dengan anggaran Rp 120 miliar yang dikerjakan oleh kontraktor PT. Hutama Karya 

Pembangunan Kampus UIII termasuk dalam Proyek Strategis Nasional sesuai Perpres 57/2016. Peletakan batu pertamanya telah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Juni 2018.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar