Sertifikasi Halal Lindungi Bangsa dari Serbuan Pangan Impor!

  Jumat, 31 Januari 2020   Widya Victoria
Ilustrasi

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Label jaminan halal merupakan instrumen seleksi untuk melindungi bangsa dari serbuan produk pangan olahan impor yang menggangu kesehatan dan nilai budaya. Karena itu, harus ditolak bila ada upaya menghapus kewajiban sertifikasi halal pada produk pangan.

 

Hal ini ditegaskan anggota Komisi IV DPR, Hermanto.dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan.

"Sertifikat halal diyakini bisa mencegah merajalelanya produk-produk pangan impor.  Hal ini berarti secara tidak langsung sertifikat halal merupakan salah satu instrumen yang melindungi industri pangan dalam negeri," papar Hermanto.

Lebih jauh Hermanto menyebutkan, di dalam label halal terkandung spirit halalan toyyiban (halal dan baik). "Halal itu aspek nilai. Saat pangan dikonsumsi, selain mencukupi kebutuhan tubuh juga menghadirkan ketenangan batin," jelas legislator dari FPKS ini.

Sedangkan toyyiban atau baik, lanjut dia, merupakan aspek kesehatan. "Pangan yang dikonsumsi harus menyehatkan tubuh. Bukan sebaliknya, merusak atau menimbulkan penyakit bagi tubuh," tuturnya.

Itulah nilai budaya bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia mengkonsumsi pangan yang mencukupi kebutuhan tubuh, menyehatkan raga dan menghadirkan ketenangan jiwa.

"Jadi makan itu merupakan upaya mencukupi kebutuhan jiwa dan raga. Bukan sekedar raga saja," pungkas legislator dari dapil Sumatera Barat 1 ini.

 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar