Nyakim 'Queen of Dark' Buka Mata Soal Diskriminasi Warna Kulit

  Rabu, 05 Februari 2020   Fitria Rahmawati
Model asal Sudan, Nyakim Gatwech, memiliki kulit eksotis sehingga dijuluki Queen Dark. (inatagram: @queennyakimofficial )

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Memiliki kulit eksotis, menjadi kebanggaan tersendiri bagi model asal Sudan, Nyakim Gatwech. Ia membuka mata kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan diskriminasi dan membedakan warna kulit. Pasalnya, diskriminasi terhadap perempuan karena perbedaan warna kulit masih saja terjadi hingga kini, termasuk kepada Nyakim.

Perempuan yang memiliki kulit gelap tersebut pun bangga dijuluki sebagai 'Queen of Dark' seperti diwartakan laman Odditycentral, Rabu (5/2/2020). Meski kini sukses menjadi model dan terkenal, ia tak luput dari kisah pahit yang selalu mengkaitkannya dengan wana kulitnya.

Nyakim bercerita, saat dirinya menginjak usia 13 tahun keluarganya bermigrasi ke Amerika. Karena kulitnya itu, ia selalu menjadi bahan perundungan teman-temannya. Tak hanya itu, rekan sekelasnya saat bersekolah di Buffalo, New York, juga bisa bersikap kejam dan rasis. Awalnya ia  merasa heran karena tidak pernah berhadapan dengan situasi yang sulit tersebut.

Tidak sedikit juga beberapa siswa di sekolah menengahnya mengaku takut padanya, serta beberapa di antaranya mengolok-olok warna kulitnya. Hal ini lantas membuat Nyakim pulang sembari menangis sambil bercerita kepada orang tuanya.

AYO BACA : 35 Siswa SMA Labschool Jakarta Jadi Delegasi Harvard Model United Nations

Nyakim mengatakan, keadaan tersebut menjadi lebih baik saat ia pindah ke St Cloud, Minnesota dan bertemu dengan anak-anak Sudan dan Somalia yang memiliki kulit serupa dengannya. Meski pun, kini masih ada saja yang mempertanyakan tentang kondisi kulitnya.

Beberapa orang juga tidak sungkan bertanya padanya, apakah kondisi kulitnya tersebut diakibatkan karena penyakit. Bahkan yang ia tidak sangka, ia pernah mendapatkan tawaran dari sopir taksi untuk memutihkan kulitnya dengan harga 10 ribu dollar. Uniknya, ajakan tersebut dijawab Nyakim melalui akun instagram miliknya yang berhasil menarik perhatian.

"Kenapa saya harus memutihkan kulit dari Tuhan yang indah ini. Saya tidak percaya dengan pertanyaan banyak orang tentang bagaimana saya mendapatkannya, dan beragam pertanyaan lainnya," tulis Nyakim.

Nyakim memulai karirnya di bilang modeling secara tidak sengaja, tepatnya saat ia berusia 17 tahun. Saat itu tutor yang juga seorang mahasiswa desain memintanya menjadi model pakaian yang ia rancang untuk tampil di acara peragaan busana, dan ia menyukai momen itu. Dari situlah ia mahir berlenggok di atas papan peraga busana, baik di Minnesota, New York City, hingga Los Angeles.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar