Kunker di Sumut, MKD DPR Minta Masukan Perbaikan Tata Beracara

  Kamis, 13 Februari 2020   Widya Victoria
Pimpinan MKD DPR kunjungan kerja di Polda Sumatera Utara

MEDAN, AYOJAKARTA.COM -- Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) melakukan kunjungan kerja di Sumatera Utara 

Aboebakar Alhabsyi memimpin pimpinan MKD DPR bertemu dengan para penegak hukum, ketua DPRD, pimpinan Badan Kehormatan dan ketua fraksi-fraksi serta akademisi di Poldasu.

"Ini adalah upaya untuk menjalin komunikasi dengan penegak hukum, sehingga jika terjadi persoalan atas anggota DPR akan dapat dilakukan koordinasi dengan baik. Dengan demikian, MKD akan dapat memantau jika ada anggota DPR sedang menjalani proses hukum," ujar Ketua MKD DPR ini dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta. 

Selain itu agenda utama MKD DPR adalah meminta masukan terkait rencana penyempurnaan kode etik dan perbaikan tata cara beracara di MKD. 

"Sebelumnya kita telah berikan draft kode etik dan draft tata beracara di MKD kepada para penegak hukum dan akademisi ketua DPRD, pimpinan Badan Kehormatan dan ketua fraksi-fraksi serta akademisi di Sumut," jelasnya. 

Setelah bahan tersebut dipelajari MKD berharap akan mendapat masukan untuk perbaikan dan penyempurnaan.

Aboebakar menyebutkan, ada beberapa perubahan pada kode etik sebagai upaya menyempurnakan aturan yang telah ada. Misalkan saja pada persoalan independensi. 

"Kita hendak meningkatkan independensi, baik untuk mereka anggota MKD maupun anggota DPR pada umumnya," tuturnya.

Selain itu mengenai isu pekerjaan lain di luar tugas kedewanan, kata Aboebakar, MKD merancang agar anggota DPR dilarang terlibat dalam kegiatan iklan, film atau sinetron yang bersifat komersial. 

Ia mengapresiasi respons positif dari Polda Sumut yang secara baik telah menyiapkan pertemuan itu. Termasuk, untuk para ketua DPRD, pimpinan Badan Kehormatan dan ketua fraksi-fraksi serta Akademisi yang telah berkenan memberikan masukan dan saran. 

"Tentunya semua yang disampaikan akan kami catat dengan baik, ditampung dan didiskusikan untuk menyempurnakan draft yang sudah ada. Ini semua tentunya ditujukan untuk mendukung dan menguatkan kinerja MKD ke depan," pungkasnya. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar