>

Ini Harapan Menkominfo Jika Gojek dan Grab Jadi Merger

  Selasa, 25 Februari 2020   Budi Cahyono
ilustrasi

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Wacana merger dua raksasa perusahaan transportasi online di Asia Tenggara, Gojek dan Grab mendapatkan respons datar dari Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johny Plate.

Plate, yang ditemui di Jakarta, Selasa (25/2/2020), mengatakan pihaknya berharap jika rencana itu benar terwujud diharapkan bisa lebih meramaikan bisnis di ruang digital Indonesia.

“Kalau rencana, itu kan aktivitas business to business ya. Yang pasti kita harapkan konsolidasi-konsolidasi dalam rangka menyemarakkan bisnis di ruang-ruang digital di Indonesia,” kata Plate seperti dilansir Suara.com.

AYO BACA : Sudah Resmi Dilantik, Ketum PSSI Ungkap 3 Titipan Presiden

Sebelumnya diwartakan bahwa Gojek dan Grab sedang dalam penjajakan untuk menggabungkan bisnis mereka,

The Information pekan ini membeberkan bahwa perwakilan Gojek dan Grab sudah rutin bertemu selama dua tahun terakhir untuk membicarakan rencana merger. Pertemuan antara keduanya semakin intens dalam dua bulan terakhir.

CEO Gojek, Andre Soelistyo dan Presiden Grab, Ming Maa disebut telah menggelar pertemuan pada Februari. Tetapi ditekankan bahwa Gojek dan Grab masih jauh dari kata sepakat.

AYO BACA : 375 Gedung Sekolah di Jakarta Terendam Banjir, Besok Mungkin Diliburkan

Grab mengatakan kepada para investornya bahwa Gojek minta porsi saham 50 persen jika merger terwujud. Sementara Grab ingin menguasai saham lebih besar.

Kendala lain dalam negosiasi dua perusahaan adalah soal valuasi. Gojek disebut memiliki valuasi sekitar 9,5 miliar dolar AS sementara Grab sudah bernilai sekitar 14 miliar dolar AS.

Tetapi kabar soal merger dengan Grab itu dibantah oleh Gojek.

“Tidak ada rencana merger dan pemberitaan yang beredar di media terkait hal tersebut tidak akurat,” ujar Chief Corporate Affairs Gojek, Nila Marita, dalam pernyataan tertulisnya.

AYO BACA : Ketum PSSI Puji Kinerja Satgas Anti Mafia Bola

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar