Pemohon Paspor di Depok Menurun

  Selasa, 17 Maret 2020   Fitria Rahmawati
Suasana pengurus paspor di Kantor Imigrasi Depok.(Republika/Andi Nur Aminah)
AYO BACA : Presiden La Liga Spanyol Sebut Kompetisi 2019/2020 Berakhir

AYO BACA : Anak Tenggelam di Kali Banjir Kanal Barat Belum Berhasil Ditemukan

DEPOK, AYOJAKARTA.COM - Masuknya virus corona di Indonesia berdampak pada urusan keimigrasian. Kepala Imigrasi Kelas II Depok, Ruhiyat M Tholib mengatakan, jumlah pemohon paspor di Depok mengalami penurunan drastis sejak wabah tersebut merebak.
 
"Jumlah pemohon paspor setiap harinya ada 125. Setelah merabaknya wabah virus Corona setiap harinya jumlah pemohon paspor cuma 74. Ya, memang mengalami penurunan pemohon paspor hingga 50%," ujar Ruhiyat di Kantor Imigrasi Kelas II A Depok, Selasa (17/3/2020).
 
Terkait pengawasan terhadap WNA di Kota Depok, dia menegaskan, pendataan WNA telah dilakukan oleh pihaknya sejak Kamis 12 Maret 2020 lalu. Berdasarkan data yang diperoleh Imigrasi, jumlah WNA terbanyak berada di wilayah Kecamatan Tapos yakni sejumlah 197 orang.
 
Mereka ini terbagi menjadi dua, 152 orang WNA pemegang izin tinggal terbatas dengan masa berlakunya satu tahun. Sedangkan, sisanya 45 WNA pemegang surat izin tinggal tetap dalam jangka waktu lima tahun. "Memang 50 persen lebih, didominasi oleh WNA Korea Selatan," tandas Ruhiyat.

AYO BACA : Ini 7 PenyebabTimbulnya Jerawat Pada Wajah, Salah Satunya Stres

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar