Jangan Boncengi Musibah Corona Untuk PHK Pekerja

  Selasa, 24 Maret 2020   Widya Victoria
Obon Tabroni (dok pribadi)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Anggota Komisi IX DPR Obon Tabroni meminta pemerintah dan pengusaha untuk menghindari terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja atau PHK. Terutama, di sektor-sektor industri yang rentan terdampak COVID-19.

Langkah ini, kata Obon, merupakan perintah dari UU Ketenagakerjaan yang menyebutkan bahwa pemerintah dan pengusaha dengan segala upaya harus sedapat mungkin menghindari terjadinya PHK.

“Buruh yang bekerja di sektor pariwisata dan perhotelan sudah terdampak akibat tingkat kunjungan yang semakin menurun. Begitu pun di sektor retail. Jangan membonceng musibah Corona untuk mem-PHK pekerja,” ujar Obon, Selasa (24/03/2020).

Ia melanjutkan, harus ada upaya konkret untuk mengurangi resiko yang akan diderita buruh.

AYO BACA : 9 Alasan Buruh Tolak Draft Omnibus Law

Pengadaan Kartu Pra Kerja dinilai Obon kurang efektif mencegah PHK. Selain karena manfaatnya tidak instan juga lebih diperuntukkan bagi pekerja yang sudah kehilangan pekerjaan. Padahal di masa sulit ini butuh tindakan cepat. 

“Jadi bukan mencegah agar tidak terjadi PHK,” katanya.

Obon yang juga menjabat sebagai Wakil Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengingatkan, perusahaan yang membuat kebijakan bekerja di rumah atau meliburkan pekerjanya, maka upahnya harus dibayar penuh. Hal ini penting agar para pekerja tetap memiliki daya beli dan tidak kehilangan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Selain itu, pemerintah bisa memberikan insentif bagi masyarakat kecil agar di masa sosial distancing ini, rakyat tetap memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya,” kata Obon.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar