Dini Hari Tadi, Polisi Bubarkan Kerumunan Warga dan Ojol di Sejumlah Titik

  Sabtu, 28 Maret 2020   Aldi Gultom
Foto yang diunggah akun Twitter TMC Polda Metro memperlihatkan anggota Polri memberikan imbauan kepada para pengemudi ojek online yang masih bergerombol di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, untuk segera pulang ke rumah masing-masing, Sabtu (28/3/2020) dini hari.

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Untuk menegakkan imbauan social distancing atau physical distancing demi menekan penularan virus corona, aparat Polri menggelar patroli kewilayahan untuk membubarkan kerumunan warga di sejumlah titik.

Seperti dilaporkan akun Twitter resmi TMC Polda Metro Jaya dini hari tadi, patroli kepolisian menggunakan pengeras suara juga dengan cara berdialog dilakukan di sejumlah wilayah, Sabtu (28/3/2020) dini hari.

Misalnya di wilayah Cilincing, Jakarta Utara, konvoi polisi mengimbau warga yang berkumpul di pinggir jalan agar segera pulang ke rumahnya masing-masing guna mencegah penyebaran wabah COVID-19.

Di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, anggota Polri memberi imbauan kepada para pengemudi ojek online yang masih bergerombol untuk segera pulang ke rumah masing-masing.

Patroli juga dilakukan untuk menyisir warga yang masih berkerumun di wilayah Jatinegara, Jakarta Timur.

Sementara itu di Jalan Boulevard Kelapa Gading, Polri menggelar patroli skala besar untuk menghimbau warga yang masih bergerombol atau nongkrong untuk segera pulang ke rumahnya masing-masing.

Terkait istilah social distancing (mengurangi aktivitas sosial), Badan Kesehatan Dunia atau WHO secara resmi telah mengganti frasa tersebut menjadi physical distancing yang bertujuan bertujuan agar setiap orang di daerah wabah COVID-19 tetap dapat terkoneksi.

WHO tidak mengganti imbauan untuk tetap tinggal di rumah guna mencegah penyebaran coronavirus. Tetapi WHO tidak ingin orang-orang menjadi putus kontak dengan orang lain secara sosial. 

Penggunaan frasa physical distancing diharapkan dapat memperjelas imbauan WHO, yaitu menjaga jarak fisik untuk memastikan penyakit tidak menyebar. Salah satu Tapi mereka harus tetap terhubung dengan orang lain di luar rumah, salah satu caranya adalah melalui internet atau media sosial.

WHO menegaskan, kesehatan mental seseorang di masa darurat ini sama pentingnya dengan kesehatan fisiknya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar