Presiden Minta Tenaga Medis Pakai APD Buatan Dalam Negeri

  Senin, 30 Maret 2020   Aldi Gultom
Ilustrasi alat perlindungan diri untuk tenaga medis yang menangani pasien COVID-19. (pingpoint.co.id)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Presiden Jokowi meminta Gugus Tugas COVID-19 melakukan percepatan pengadaan alat pelindung diri (APD) dan memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri. 

"Karena data yang saya terima ada 28 perusahaan produsen APD di negara kita,” tutur Presiden Jokowi dalam Rapat Terbatas mengenai Laporan Tim Gugus Tugas Covid-19, melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Senin (30/3/2020). 

Jokowi menegaskan bahwa perlindungan tenaga kesehatan dan penyediaan obat serta alat-alat kesehatan harus menjadi prioritas yang utama. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Pusat telah mengirimkan 165.000 APD ke setiap provinsi pada 23 Maret lalu. 

”Pastikan bahwa seluruh dokter, tenaga medis, perawat bisa bekerja dengan aman, dengan perawatan kesehatan yang memadai,” ujar Presiden Jokowi. 

Kepala Negara mengaku menerima laporan bahwa stok APD saat ini makin terbatas dan perhitungan menunjukkan bahwa dibutuhkan kurang lebih 3.000.000 APD hingga akhir Mei. 

“Dan untuk mendukung produksi APD, saya juga minta diberikan kemudahan untuk bahan baku yang masuk dari impor, berikan kemudahan,” tambah Presiden. 

Presiden juga meminta agar alat ventilator (mesin penunjang pernapasan) diproduksi di dalam negeri dan pengadaannya dipercepat. 

"Ini (ventilator) juga bisa diproduksi di dalam negeri,” sambungnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar