>

Pandemi Covid-19, KONI Belum Pastikan Penyelenggaraan PON Papua

  Selasa, 31 Maret 2020   Budi Cahyono
Ketua Umum KONI, Marciano Norman Foto: Republika/Putra M. Akbar

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020 masih belum mendapatkan lampu hijau dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat.

Hal ini dikarenakan situasi pandemi Covid-19 di Tanah Air semakin mengkhawatirkan sehingga akan dipertimbangkan KONI. Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman mengatakan pihaknya terus berkoordinasi bersama Kemenpora dan Pemda Papua perihal opsi-opsi penyelenggaraan serta kemungkinan terburuk jika harus ditunda.

"Tetapi menyikapi perkembangan dari ancaman Covid-19 ini, tentunya KONI Pusat akan selalu membuat evaluasi dari waktu ke waktu," ujar Marciano dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan di Jakarta, Senin (30/3/2020), seperti dikutip Republika.co.id.

AYO BACA : Krisis Corona, Gaji Pemain Barcelona Dipotong 70 Persen

"Oleh karenanya, apapun perkembangan situasi itu nanti, kita lihat menjelang masa-masa mendekati pelaksanaan PON, kami akan mendengarkan sepenuhnya dari Menteri Kesehatan dan juga dari Menteri Pemuda dan Olahraga," kata dia menambahkan.

Menurut dia, apabila pandemi Covid-19 ini telah tertangani maka jadwal penyelenggaraan PON akan tetap berjalan sesuai rencana pada Oktober. Namun jika pemerintah masih berupaya melawan virus berbahaya tersebut, maka otoritas terkait akan mempertimbangkannya.

"Apabila dimungkinkan dilaksanakan dengan kondisi yang aman untuk semua, tentunya PON akan kita lakukan tepat pada waktunya. Tetapi apabila ada dinamika yang mengharuskan kita mengambil langkah yang mengutamakan keselamatan, keamanan bagi seluruh peserta PON dan masyarakat yang ada di Papua, tentunya KONI Pusat akan segera melakukan penyesuaian-penyesuaian," kata dia.

AYO BACA : Sembuh dari Covid-19, Ini Pesan Guard Boston Celtics

Meski begitu, ia meminta seluruh pihak yang terlibat untuk tetap bersiap menyongsong olahraga multieven terbesar di Indonesia itu, terutama pembangunan seluruh venue mesti berjalan sesuai rencana awal.

"Saya mengharapkan pembangunan venue tetap bisa berjalan dan tidak mundur terlalu jauh," kata dia.

KONI juga menyerahkan keputusan nasib atlet baik yang tengah mengikuti Pelatda maupun tidak ke masing-masing daerah.

"Untuk para atlet tentunya telah diambil keputusan, mereka melakukan kegiatan di tempat latihan masing-masing (apabila masih dalam pelatda). Tetapi apabila tidak di pelatda, mereka melakukan latihan yang diarahkan pelatihnya masing-masing," katanya.

AYO BACA : Pemain Juventus Dipuji, Sedia Potong Gaji di Tengah Krisis Corona

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar