Wisma Atlet Kemayoran Tangani 413 Pasien Corona, 1 Meninggal Dunia

  Selasa, 31 Maret 2020   Fitria Rahmawati
Sejumlah petugas menyiapkan peralatan medis yang akan digunakan untuk Rumah Sakit Darurat penanganan COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
AYO BACA : Mulai 31 Maret, Headway LRT Jakarta Jadi 30 Menit

AYO BACA : Tak Pengaruh Corona, Kia Xceed Versi Tenaga Listrik Siap Mengaspal

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Hingga Selasa (31/3/2020), Wisma Atlet Kemayoran merawat 413 pasien corona. Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dinyatakan meninggal dunia.
 
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Laksamana Madya Yudo Margono mengatakan, data jumlah pasien tersebut dihimpun pukul 08.00 WIB. Dari 413 pasien, 253 merupakan pria dan 160 wanita.
 
"Positif 101 orang, PDP 232 orang, ODP (Orang Dalam Pemantauan) 80 orang," kata Yudo, Selasa (31/3/2020).
 
Pasien PDP yang meninggal dunia merupakan seorang wanita. Wanita tersebut dinyatakan meninggal pada Senin (30/3/2020) pukul 20.52 WIB. Pasien tersebut berasal dari Bogor, Jawa Barat dan sudah dirawat sejak Selasa, 24 Maret 2020.
 
Diketahui, identitas pasien wanita berinisial R (23) itu meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan, namun mengalami gagal pernapasan.
 
Komandan Satuan Tugas Kesehatan RS Darurat Covid-19, Brigjen TNI dr Agung Hermawanto mengatakan, sepekan dirawat, R mengalami penurunan kondisi sejak pukul 15.00 WIB dan langsung ditangani oleh tim dokter dan tim ahli. Saat itu R juga masih sempat didaftarkan ke RS rujukan yakni RSPAD Gatot Subroto dan RSUD Fatmawati.
 
"Namun sejak pukul 18.00 WIB kondisi pasien semakin memburuk dan walau tim dokter telah mengerahkan segala kemampuannya, pasien pada akhirnya meninggal dunia pada pukul 20.52 WIB," kata Agung dalam keterangan tertulisnya, Selasa (31/3/2020).
 
Pasien mengalami penurunan kondisi mulai pukul 15.00 dan segera ditangani intensif oleh tim dokter dan tim ahli, termasuk mendaftarkan pasien ke RS rujukan RSPAD dan Fatmawati.
 
Namun, sejak pukul 18.00 kondisi pasien semakin memburuk dan walau tim dokter telah mengerahkan segala kemampuannya, pasien pada akhirnya meninggal dunia pada pukul 20.52.
 
Lebih lanjut, Agung menjelaskan bahwa proses pemakaman jenazah almarhumah R langsung dilakukan sesuai dengan protokol Covid-19.

AYO BACA : Antisipasi Covid-19, Terminal Tirtonadi Solo Semprot Disinfektan Para Penumpang

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar