Pemprov DKI Perpanjang Masa WFH Sampai 19 April 2020

  Selasa, 31 Maret 2020   Aldi Gultom
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir (Tribunjakarta.com)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Pemprov DKI Jakarta memperpanjang masa bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai lainnya.

Masa work from home diperpanjang hingga 19 April 2020. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 16/SE/2020 tentang Perpanjangan Masa Bekerja dari Rumah Work From Home Bagi Pegawai di Lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sebelumnya, sistem kerja dari rumah bagi ASN di Jakarta ini berlaku sampai 31 Maret 2020 atau hari ini.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir, mengatakan, perpanjangan masa WFH bagi PNS berdasarkan evaluasi perkembangan pandemi COVID-19 di Jakarta.

"Perpanjangan masa bekerja dari rumah ini berlaku hingga 19 April mengacu pada pemberlakuan masa tanggap darurat di Ibu Kota," ujarnya, Selasa (31/3/2020).

AYO BACA : WFH ASN Diperpanjang Hingga 21 April

Chaidir menjelaskan, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) pada perangkat daerah menyusun jadwal pegawai yang melaksanakan pekerjaan dari rumah dan disampaikan kepada Gubernur melalui Kepala BKD Provinsi DKI Jakarta.

"Tidak boleh liburan, harus melaksanakan pekerjaan dari rumah," terangnya.

Menurutnya, ASN wajib melakukan input aktivitas harian melalui sistem etkd.bkd.jakarta.go.id serta tidak diperkenankan meninggalkan Jakarta selama masa tanggap darurat.

"Mereka wajib menginput e-kinerja dan kami terus memonitor untuk memastikan PNS benar-benar bekerja dari rumah," terang Chaidir.

Dan sesuai arahan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, ASN Pemprov DKI Jakarta juga diminta untuk tidak mudik menjelang Lebaran.

"Perlu upaya dan kesadaran bersama dalam upaya menghentikan penyebaran pandemi COVID-19 ini," ujar Chaidir.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar