Sudin Dukcapil Jakut Perpanjang Penutupan Loket Layanan Sampai 19 April 2020

  Kamis, 02 April 2020   Aldi Gultom
Ilustrasi

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Utara memperpanjang masa penutupan loket layanan tatap muka. 

Sedianya, penutupan sementara dijadwalkan sampai hari ini sesuai masa Tanggap Darurat COVID-19 di DKI Jakarta. Kini, kebijakan penutupan diperpanjang sampai Minggu (19/4/2020).

Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Utara, M. Edward Idris, mengatakan, kebijakan ini merujuk pada Surat Edaran Dinas Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi DKI Jakarta Nomor 2566/-082.74 Tentang Perpanjangan Masa Bekerja Dari Rumah (Work From Home) Bagi Pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi DKI Jakarta.

Jadi, seluruh loket pelayanan kependudukan dan catatan sipil secara tatap muka mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, dan suku dinas, ditiadakan sementara sampai Minggu (19/4/2020).

Seperti sebelumnya, pelayanan Dukcapil dapat dilakukan melalui aplikasi android Akses Langsung Pelayanan Dokumen Kependudukan Cepat dan Akurat (Alpukat) Betawi. Segala dokumen yang diajukan masyarakat melalui aplikasi tersebut akan diproses setelah masa penutupan sementara layanan langsung berakhir.

"Masyarakat masih bisa mengajukan dokumentasi kependudukan dan pencatatan sipil melalui aplikasi Alpukat Betawi. Semua pengajuan akan diproses dan dijadwalkan pengambilannya di loket setelah masa penutupan sementara layanan langsung berakhir," jelasnya.

Diterangkannya, sebanyak 523 pemohon telah mengakses aplikasi Alpukat Betawi selama tahap pertama masa penutupan sementara layanan langsung. Dari total pemohon itu, sebanyak 158 dokumen telah diproses dan dijadwalkan pengambilannya mulai Jumat (3/4/2020) besok sampai Kamis (9/4/2020) pekan depan. 

"Bagi yang sudah mengajukan permohonan melalui aplikasi, dapat mengambil dokumen sesuai jadwal pengambilannya di loket kami. Pengambilannya kami batasi selama satu minggu. Jika tidak diambil maka akan dijadwalkan ulang sampai masa perpanjangan penutupan sementara berakhir," terang Edward.

Ia menyebut, permohonan dokumen yang bersifat darurat akan langsung diurus, salah satunya pengaktifan Nomor Induk Kependudukan (NIK) bagi kepesertaan BPJS Kesehatan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar