Kegiatan Produksi Film di Ceger Diminta Berhenti Sementara

  Kamis, 02 April 2020   Aldi Gultom
Ilustrasi peralatan produksi film (dictio.id)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Tak hanya pelayanan publik dan perkantoran swasta, kegiatan produksi film juga dipaksa berhenti sementara di tengah wabah COVID-19 ini.

Hari ini, Kelurahan Ceger bersama Bhabinkamtibmas memberi imbauan kepada manajemen Jakarta Film Studios yang berada di Jalan Raya Ceger, Kecamatan Cipayung, Jaktim, untuk membatasi kegiatan sementara.

Lurah Ceger, Suratno, mengatakan, imbauan memang diberikan pihaknya kepada semua perusahaan yang masih berkegiatan dan melibatkan banyak orang. 

Tadi, ia sudah bertemu langsung dengan manajemen Jakarta Film Studios untuk menyampaikan pembatasan kegiatan syuting atau produksi film untuk sementara. Imbauannya pun mendapat respons baik.

"Kami menginginkan kerjasamanya untuk mencegah penyebaran virus corona ini. Ahamdulillah, hampir semua sudah melaksanakan anjuran pemerintah," ujar Suratno.

Salah satu anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Ceger, Aiptu Saepudin, mengatakan, imbauan berhenti sementara diberikan kepada production house atau rumah produksi film yang kegiatannya melibatkan banyak kru dan artis. Ini dilakukan dengan tujuan memutus penularan wabah virus corona di lingkungan Ceger.

"Kami juga mengimbau satuan pengamanan pada saat menerima tamu agar disarankan untuk diberitahukan bahwa objek ini sedang tutup dan tidak ada kegiatan," ungkap Saepudin. 

Jakarta Film Studios (JFS) adalah kompleks studio yang menyediakan fasilitas produksi dan pascaproduksi film dalam satu lokasi. 

JFS dibangun di atas lahan sekitar 2,4 hektare, mempunyai fasilitas 3 Sound Stage, menyediakan set rumah sakit, kantor, apartemen, restoran, kantin, gedung, dan jalan raya untuk keperluan produksi film, sinetron, peluncuran produk, sesi foto, sampai pembuatan iklan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar