MPR Dorong Pemerintah Segera Ajukan Revisi APBN 2020

  Jumat, 03 April 2020   Widya Victoria
Ketua MPR, Bambang Soesatyo (dok pribadi)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Ketua MPR, Bambang Soesatyo mendorong pemerintah dan seluruh stakeholders untuk terus berkomitmen melakukan upaya-upaya penanggulangan dan pencegahan virus corona. Dengan demikian, kata Bambang, kasus virus corona di Indonesia berangsur-angsur menurun.

Bambang memaparkan, berdasarkan hasil kajian Badan Intelijen Negara (BIN), saat ini terdapat 50 kabupaten atau kota prioritas dari 100 yang memiliki risiko tinggi terkait peningkatan penyebaran virus corona. Sebanyak 49 persen wilayah tersebut berlokasi di Pulau Jawa. Sebab itulah ia mendukung langkah pemerintah yang tengah berupaya mendatangkan sejumlah alat rapid test untuk virus corona agar bisa dilakukan pemeriksaan skala besar.

Pemerintah harus memastikan ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) dan pendistribusiannya hingga ke seluruh provinsi di Indonesia. 

"APD tersebut agar diutamakan digunakan untuk kepentingan medis," pintanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (3/4/2020). 

Bambang mendorong pemerintah untuk segera merevisi APBN 2020 dan mengalokasikan dana penanggulangan virus COVID-19, terutama untuk mendukung program pengadaan alat kesehatan, seperti APD maupun alat penunjang bagi tenaga medis/kesehatan lainnya.

Terpenting pula, ia mendorong pemerintah untuk mengawasi dan memastikan ketersediaan fasilitas kesehatan yang memadai dalam penanggulangan corona, terutama di provinsi-provinsi yang berpotensi mengalami kekurangan fasilitas kesehatan tersebut, di antaranya seperti Jawa Barat, Yogyakarta, Sulawesi Selatan, Bali, Kalimantan Timur, Sumatera Utara, Papua, Aceh, Sulawesi Tenggara, dan Maluku.

Bambang juga mengimbau masyarakat untuk disiplin dan memiliki kesadaran kesehatan, seperti tidak melakukan perjalanan mudik dan tidak bepergian jika tidak urgent, guna mencegah meluasnya penyebaran virus tersebut di lingkungan masyarakat.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar