Ramayana Depok PHK Ratusan Karyawan

  Selasa, 07 April 2020   Fitria Rahmawati
Diskon akhir tahun Ramayana Depok (dok istimewa Suara.com /Rofifah Hanna Luthfiah)

DEPOK, AYOJAKARTA.COM - Ratusan karyawan yang bekerja di PT Ramayana di Plaza Kota Depok Jalan Margonda akan di-PHK. Keputusan tersebut diambil karena penjualan menurun drastis karena hantaman wabah Covid-19.

Rencana PHK terhadap ratusan karyawan dibenarkan oleh Kepala Disnaker Kota Depok, Manto. Menurut Manto, pihaknya sudah mendapatkan laporan rencana tersebut dari pihak manajemen Ramayana. Namun pihaknya meminta agar manajemen bisa menyampaikan secara langsung kepada para karyawan yang diPHK.

"Benar infonya (PHK) seperti itu. Jumat 3 April 2020 unsur manajemen Ramayana Depok lapor secara lisan tentang kondisi perusahaannya. Saran untuk menyampaikan langsung itu sudah dilakukan saat 4 April," kata Manto kepada wartawan, Selasa (7/4/2020).

Data yang diperoleh pihak Disnaker, kata Manto, Ramayana memilki karyawan tetap dan tidak tetap dengan jumlah total karyawan 159 orang. Angka itu merupakan pekerja yang beroperasi di Plaza Kota Depok. Meski sudah ada laporan secara lisan dari manajemen Ramayana, namun pihaknya belum menerima laporan resmi tertulis.

AYO BACA : Hipmi Jaya Minta Anies Bentuk Gugus Tugas Ekonomi Khusus DKI

Tidak Ada Harapan

Store Manager Ramayana Depok, M Nukmal Amdar, mengaku soal PHK karyawan merupakan ranah dari manajamen pusat. Namun, PHK menjadi hal yang tidak bisa dihindari karena manajemen Ramayana mengalami penurunan pendapatan.

Wabah corona pun ikut menghantam toko tersebut hingga menyebabkan penjualan merosot drastis. Pasalnya, bisnis yang dilakukan toko selama ini sangat bergantung pada penjualan.

"Karena virus ini kita sudah nggak ada harapan lagi. Akhirnya mungkin manajemen sudah memikirkan dengan matang (untuk PHK) karena tidak mampu lagi menutup biaya," ungkapnya.

AYO BACA : bank bjb Ikut Beri Keringanan Kredit pada Debitur Terdampak Corona

Kata dia, jika kondisi kembali normal dalam waktu dekat, kemungkinan manajemen akan melakukan perekrutan kembali.

Sesuai prosedur pelaksanaan PHK, pihaknya mengklaim sudah bersurat kepada Disnaker Kota Depok. Saat ini, pihaknya tinggal menunggu arahan lebih lanjut soal proses PHK.

Terpisah, Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Depok, Wido Pratikno, mengatakan laporan yang masuk di kantornya, ada sekitar 120 karyawan Ramayana yang akan kena PHK. 

"Ada 120 orang. Baru mulai (dapat informasi PHK) hari ini," kata Wido.

Wido mengatakan akan mendampingi proses PHK tersebut, mulai dari mediasi antara manajemen dengan karyawan, hingga hasil yang terbaik bisa diputuskan. Setidaknya, jika PHK terpaksa terjadi, para karyawan yang terimbas bisa mendapatkan semua haknya secara penuh, seperti hak pesangon PHK.

AYO BACA : Disnakertrans Usul Pendataan Korban PHK dan Dirumahkan Dibuka Lagi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar