Pemerintah Harus Kawal Alat Tes COVID-19 Buatan Lokal

  Selasa, 07 April 2020   Widya Victoria
Oral swab (IDN Times/Getty Image)

 

TANGERANG SELATAN, AYOJAKARTA.COM -- Kabar adanya tim kerja peneliti BPPT dan LIPI yang berhasil membuat protipe alat tes (test kit) COVID-19 dianggap bisa mengangkat kreativitas iptek nasional. 

Alat tes yang diberi nama Nusantara TFRIC-19 ini dinyatakan selesai pada Jumat (4/4) setelah melalui tahap desain dan uji laboratorium. Nusantara TFRIC-19 dinyatakan mampu mendeteksi COVID-19. 

Dengan selesainya pembuatan prototipe test kit COVID-19 ini, Fraksi PKS DPR meminta pemerintah segera memfasilitasi untuk memproduksi secara massal alat yang sangat dibutuhkan ini.

Pemerintah dapat menggalang partisipasi badan usaha milik negara atau swasta untuk membiayai produksi TFRIC-19.

"Kita patut bangga atas keberhasilan para ilmuwan dan teknolog BPPT dan LIPI menemukan alat uji Covid-19 ini. Pemerintah harus mengawal produk inovasi anak negeri ini agar benar-benar dapat diproduksi secara massal untuk kepentingan masyarakat," kata Wakil Ketua Fraksi PKS DPR, Mulyanto dalam pers rilis, Selasa (7/4/2020).

Menurut Mulyono, mereka telah membuktikan secara nyata peran penting dan strategis para peneliti dalam kehidupan masyarakat. 

"Dengan pendekatan demand driven yang tanggap terhadap kebutuhan bangsa yang mendesak ini mereka berkontribusi bagi pembangunan," ujar Mulyanto.

Mantan Sekretaris Kementerian Riset dan Teknologi ini mendorong pemerintah lebih mengedepankan penelitian dengan pendekatan demand driven atau berdasarkan permintaan dan kebutuhan masyarakat ketimbang pendekatan academic driven, untuk sekedar kepuasan akademik.

"Pengembangan iptek-inovasi seperti ini jika dikembangkan akan sukses dan dapat mengangkat kreativitas iptek nasional, bukan sekedar pendekatan supply side, yang tidak jelas kapan dimanfaatkan hasilnya, yang akhirnya terkesan memboroskan uang dari pajak rakyat," tegas Mulyanto.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar