Cegah Kejahatan dengan Pemolisian Masyarakat

  Minggu, 12 April 2020   Aldi Gultom
Emrus Sihombing

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Pekan ini diberitakan mantan napi yang baru keluar dari penjara karena dapat program pembebasan bersyarat pandemi virus corona merusak rumah makan prasmanan di Kota Depok. Satu lagi isu skenario menciptakan penjarahan. 

Terkait peristiwa tersebut, semua kalangan diminta agar meningkatkan kewaspadaan melalui komunikasi keamanan terhadap kemungkinan dan atau tindak kejahatan.  

Direktur Eksekutif Lembaga Emrus Corner, Emrus Sihombing menyebutkan, ada dua hal yang perlu dikomunikasikan kepada setiap anggota masyarakat yaitu, menumbuhkan kesadaran dan perilaku untuk menjadi mitra solid kepolisian dan mendorong membentuk pertahanan sipil (Hansip) serta membuat WA group pada setiap Rukun Tetangga (RT).

"Pertama, sebagai mitra solid bagi polisi. Setiap warga masyarakat mendukung tindakan penegakan hukum oleh aparat Polsek setempat menangani segala bentuk tindakan kejahatan," sebutnya. 

Selain itu, menurut dia, bila ada informasi sekecil apapun dimiliki warga mengarah kemungkinan dugaan tindakan kejahatan, langsung masuk ke WhatsApp Group (WAG) mereka dan mengkomunikasikan kepada aparat Polsek setempat lewat pesan WA dan atau menggunakan saluran media lainnya.  

"Setiap Polsek perlu melakukan komunikasi sosialisasi tentang hal-hal yang boleh dan yang tidak boleh dilakukan oleh warga bila ada gejala dan atau dugaan tindakan kejahatan di tengah masyarakat untuk menghindari main hakim sendiri yang berpotensi menimbulkan masalah baru," ujarnya.  

Selanjutnya yang kedua, kata Emrus, membentuk kelompok-kelompok dalam sebuah wadah Pertahanan Sipil (Hansip) di setiap RT. Tugasnya, memonitor dan melakukan ronda secara teratur dan bergiliran pada jam-jam yang potensial kemungkinan terjadi kejahatan sesuai karakter wilayah RT setempat. Sebab,  bisa saja kejahatan terjadi pada malam dan atau siang hari. 

Yang tak kalah pentingnya,  menurut dia, Hansip  melakukan komunikasi dan koordinasi dengan aparat Polsek setempat. 

Emrus menekankan, peran Hansip sangat strategis mencegah kemungkinan terjadi tindak kejahatan sebagai salah satu upaya pemolisian masyarakat (Polmas)/community policing. 

"Artinya, adanya kesadaran dan perilaku dari setiap warga masyarakat berperan aktif penjaga keamanan dan melakukan tertib hukum," jelasnya. 

Ia yakin dengan terbentuknya Hansip dan melakukan tugas ronda  pengamanan akan membantu kepolisian melakukan tugas lebih efektif dalam penegakan hukum  terkait dugaan pelaku kejahatan. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar