>

Bentrok TNI Vs Polri di Papua, Ketua MPR: Jangan Malah Bikin Warga Ketakutan

  Senin, 13 April 2020   Widya Victoria
Ketua MPR, Bambang Soesatyo (dok pribadi)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Ketua MPR Bambang Soesatyo menyesalkan bentrok antar anggota TNI dan Polri di Kampung Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya, Papua.

Bentrokan ini menyebabkan dua anggota Polri meninggal dunia tertembak senjata api oknum anggota TNI. Sebagaimana diakui Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpau, pertikaian tersebut berawal dari kesalahpahaman yang sebetulnya sudah diselesaikan pada Sabtu (11/4/2020) malam sekitar pukul 23.00 WIT. 

"Atas dalih apapun, aparat yang seharusnya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tidak dibenarkan larut dalam pertikaian. Bagaimana kedamaian di masyarakat bisa terwujud jika antaraparatnya saja masih bisa terprovokasi. Saya meminta semua pihak untuk bisa bersama menjaga stabilitas dan keamanan di tanah Papua," ujar Bamsoet di Jakarta, Senin (13/4/2020).

Mantan ketua Komisi III DPR dan ketua DPR periode 2014-2019 ini mengapresiasi langkah cepat Kapolda Papua bersama Pangdam VII Cenderawasih yang sudah melarang para anggota dan keluarga tidak keluar Mako untuk sementara waktu. Dengan begitu, bisa mengurangi terjadinya potensi konflik susulan.

"Kejadian tersebut harus segera diselesaikan, sehingga para personil TNI dan Polri bisa kembali fokus kepada tugasnya masing-masing dalam menjaga suasana kondusifitas perdamaian di Papua. Jangan sampai ketegangan antara aparat keamanan, dimanfaatkan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, untuk menciptakan ketakutan di masyarakat," tegas Bamsoet.

Bamsoet mengajak para personil TNI dan Polri yang ditugaskan di daerah manapun, untuk senantiasa mengingat Sumpah Prajurit dan Sapta Marga maupun Tribrata dan Catur Prasetya. Sebab para personil TNI dan Polri merupakan garda terdepan dalam menjaga Indonesia. 

"Sejak awal masuk dalam akademi pendidikan, para prajurit sudah menyadari bahwa nyawa mereka siap dipertaruhkan demi Indonesia. Bukan malah mempertaruhkan nyawa demi pertikaian antar sesama," tutur Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini mengingatkan para personil TNI dan Polri bahwa mereka adalah patriot yang harus menjadi teladan masyarakat. 

"Jangan biarkan masalah sepele karena kesalahpahaman, malah membuat masyarakat ketakutan," terangnya. 

Ia menambahkan, sangat penting bagi para personel TNI dan Polri untuk senantiasa menguasai pengendalian diri agar jangan mudah terprovokasi. "Jika ada masalah, selesaikan secara baik-baik dengan mengedepankan dialog kekeluargaan," pungkas Bamsoet.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar