>

Anies Siapkan 140 Sekolah Untuk Isolasi Pasien COVID-19, Komnas Anak Setuju dengan Syarat

  Rabu, 22 April 2020   Editor
Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait.

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak mendukung rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggunakan gedung sekolah untuk ruang isolasi bagi masyarakat yang memiliki gejala virus corona. 

Namun begitu, Komnas Perlindungan Anak memberikan beberapa catatan yang mesti diperhatikan Pemprov ketika mengalihfungsikan gedung sekolah menjadi ruang isolasi. 

"Saya sebagai Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak sangat mendukung kebijakan Pemda DKI untuk memanfaatkan gedung-gedung sekolah di DKI Jakarta guna dijadikan sarana dan tempat isolasi bagi pasien terinfeksi virus Corona," kata 
Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait  dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/4/2020).

AYO BACA : Belum Ada Aturan Detail Pengunaan Sekolah Jadi Ruang isolasi Pasien Corona

Pemprov DKI Jakarta mesti mampu menjamin kalau lingkungan sekolah yang dipilih harus steril dan sehat.

"Tidak justru menjadi sarang virus Corona," ujarnya.

Arist juga meminta Pemprov DKI Jakarta untuk benar-benar selektif dalam menentukan gedung sekolah yang telah memenuhi syarat untuk dijadikan tempat isolasi. Paling tidak menurut dia, gedung dan lingkungan sekolah yang dipilih itu sudah tertata rapi dan memiliki sanitasi yang baik.

AYO BACA : Ketum Hipmi Pinjamkan Hotel untuk Isolasi Pasien dan Tenaga Medis COVID-19

Dengan begitu, ada jaminan kalau gedung sekolah yang dijadikan tempat isolasi itu bisa membuat pasien menjadi nyaman dan mendorong percepatan proses penyembuhan.

"Pemanfaatan gedung-gedung sekolah harus sungguh-sungguh menjadi target berkurangnya warga DKI yang terinfeksi virus corona dan yang meninggal dunia serta menjadikan aksi percepatan peningkatan orang sembuh dari wabah COVID-19," ujarnya.

Kemudian Arist juga mengusulkan gedung-gedung sekolah yang dijadikan tempat isolasi itu juga dijadikan pusat data guna mengetahui rincian data warga DKI Jakarta yang terinfeksi COVID-19.

Rencana alih fungsi gedung sekolah ini tertuang dalam surat edaran Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana dengan Nomor 4434/-1.772.1 yang terbit Senin 20 April 2020. Dalam suratnya, Nahdiana menyiapkan 140 sekolah di kota lima Kota dan satu Kabupaten Jakarta.

"Surat laporan saya untuk inventarisir tempat atau sekolah yang dapat digunakan untuk penanganan COVID-19," ujar Nahdiana kepada wartawan, Selasa (21/4/2020).

Menurut Nahdiana, surat itu merupakan tindak lanjut dari instruksi Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah. Selain itu ada juga usulan dari camat dan lurah untuk menyiapkan tempat isolasi lainnya.

AYO BACA : Menkes Tegaskan Isolasi Pasien Corona Hanya Fisik, Bukan Sosial

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar