>

Italia dan Spanyol Mulai Longgarkan Aturan Lockdown

  Minggu, 26 April 2020   Budi Cahyono
[Ilustrasi] Italia dan Spanyol mulai melonggarkan aturan lockdown. (Dok AyoMedia)

MILAN, AYOJAKARTA.COM – Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte, mengatakan negaranya akan membuka kembali industri manufaktur pada 4 Mei 2020 dan membuka kembali sekolah pada September sesuai dengan rencana untuk meringankan lockdown Covid-19.

 “Kami bekerja keras agar usaha-usaha dari manufaktur hingga konstruksi bisa buka kembali pada 4 Mei 2020,” jelas Conte kepada koran La Repubblica pada Minggu (26/4/2020).

Dia juga menjelaskan langkah-langkah yang akan diambil akan dipresentasikan, paling lambat, pada awal pekan depan.

Conte juga mengatakan perusahaan harus memperkenalkan aturan kesehatan yang ketat sebelum bisa membuka kembali perusahaan mereka.

Akan tetapi,ia juga menambahkan beberapa bisnis yang dianggap strategis, seperti aktivitas yang berorientasi ekspor, dapat buka kembali minggu depan jika mendapat persetujuan dari pemerintah daerah.

AYO BACA : Kurang Proteksi Penanganan Covid-19, Tenaga Medis di Pakistan Mogok Makan

Conte juga menjelaskan sekolah akan dibuka kembali pada September, tapi penelitian lebih lanjut masih mengatakan potensi penyebaran masih sangat tinggi.  

Italia merupakan salah satu negara Eropa pertama yang terpukul oleh penyebaran Covid-19, dan yang pertama memberlakukan lockdown pada Maret 2020.

Sementara itu, negara Spanyol juga mulai melonggarkan aturan lockdown. Anak-anak berusia di bawah 14 tahun di Spanyol kini sudah bisa keluar rumah. Mereka telah menjalani karantina sejak 14 Maret 2020.

Pemerintah Spanyol saat ini telah melonggarkan aturan lockdown bagi anak. Meski demikian, anak-anak tersebut harus selalu didampingi orang dewasa yang tinggal satu atap dengan si anak.

Peraturan itu mulai berlaku pada, Minggu (26/4/2020), sebagai kompensasi dari periode lockdown yang diperpanjang hingga 10 Mei mendatang. Kabar itu diungkapkan Perdana Menteri Kesehatan Salvador Illa sebagaimana dilansir The Local, Minggu (26/4/2020).

AYO BACA : Terkait Virus Corona Polisi Tembak Mati Warga, Warga Somalia Tuntut Keadilan

“Ini adalah pemerintah yang mendengarkan dan akhir pekan depan saya akan mengeluarkan perintah yang memungkinkan anak-anak di bawah 14 untuk berjalan-jalan mulai Minggu 26 April,” kata Salvador Illa.

Maria Jesus Montero, juru bicara pemerintah meminta kelonggaran aturan ini turut diimbangi dengan kehati-hatian orang tua dalam menjaga anak-anaknya. Terutama perihal menjaga kebersihan.

“Adalah tanggung jawab orang dewasa yang menyertai untuk memastikan bahwa langkah-langkah kebersihan ini dipatuhi,” kata Maria.

Terkait berapa lama periode anak-anak diperbolehkan ke luar rumah, Pemerintah Spanyol masih belum mengumumkannya. Menurut Maria, aturan itu masih dalam kajian. Aturan melonggarkan lockdown sejatinya juga berlaku untuk anak-anak berusia 14 hingga 18 tahun.

Namun, perhatian lebih ditujukan kepada anak di bawah 14 tahun lantaran mereka dianggap belum cukup mandiri. Mereka yang berusia antara 14 dan 18 diperbolehkan untuk keluar rumah sendirian.

“Mereka sudah bisa melakukan kegiatan seperti pergi ke toko untuk membeli roti atau koran sendirian. Namun seorang anak berusia empat tahun tidak bisa keluar sendirian ke jalan, tandasnya. (M Al Iqbal)

AYO BACA : WHO Peringatkan, Pasien Sembuh COVID-19 Belum Tentu Aman Infeksi Kedua

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar