Cegah Covid-19, Beijing Berlakukan Aturan Ketat Perilaku Tak Sopan

  Senin, 27 April 2020   Budi Cahyono
Kehidupan mulai kembali normal di Beijing, Tiongkok. (Foto: EPA)

BEIJING, AYOJAKARTA.COM – Untuk mencegah penyebaran Covid-19, Beijing memberlakukan aturan ketat terkait perilaku tak sopan.

Perilaku tak sopan atau beradan dan mengabaikan tindakan kebersihan ini seperti tidak menutup mulut dan hidung saat batuk maupun bersin.

AYO BACA : Kasus Covid-19 Turun Drastis, Korsel Pertimbangkan Buka Sekolah Awal Mei

Pemerintah di ibu kota Beijing, Tiongkok, mulai memberlakukan aturan tersebut pada Minggu (26/4/2020), yang diharapkan dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat di tengah wabah virus corona jenis baru (Covid-19).

Aturan juga bertujuan mempromosikan perilaku beradab dan menjadi bagian dari upaya mengendalikan penyebaran Covid-19. Dalam ketentuan tersebut, orang-orang diwajibkan mengenakan masker saat sakit, menjaga jarak sosial, dan selalu membawa alat makan masing-masing.

AYO BACA : Nol Kasus, Wuhan Klaim Bebas Virus Corona

Seluruh warga juga diminta untuk berpakaian rapi di tempat umum. Hal itu mengacu pada sejumlah pria yang kerap menggulung kaos di bagian perut saat musim panas di Beijing. Hal itu kini akan dilarang karena dianggap berbahaya selama wabah terjadi.

Selain itu, perilaku tidak beradab dalam aturan terbaru Beijing adalah termasuk meludah di tempat umum, membuang sampah sembarangan, membiarkan hewan peliharaan membuang kotoran di jalan, serta merokok di area yang dilarang. Bagi orang-orang yang melanggar aturan akan dikenakan sanksi berupa denda.

Denda karena membuang sampah sembarangan, meludah, dan buang air besar di tempat umum dilaporkan adalah maksimum 200 yuan atau 40 dolar AS. Kemudian bagi orang-orang yang tidak memilah sampah dengan benar juga dapat didenda hingga maksimum 200 yuan.

AYO BACA : WHO Peringatkan, Pasien Sembuh COVID-19 Belum Tentu Aman Infeksi Kedua

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar