Anggota Komisi VII Usul Pelanggan Listrik 900 VA dan 1.300 VA Dapat Keringanan

  Jumat, 01 Mei 2020   Khoirur Rozi
Anggota Komisi VII DPR RI, Dyah Roro Esti. (Ayojakarta.com/Khoirur Rozi)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Anggota Komisi VII DPR RI, Dyah Roro Esti mengusulkan agar pemerintah mengkaji pemberian keringanan terhadap pelanggan listrik 900 VA non subsidi dan 1.300 VA. Untuk diketahui, dua kategori itu saat ini tidak masuk ke dalam skema pembebasan biaya listrik selama tiga bulan.

"Saya pribadi dalam RDP dengan Dirut PLN menyampaikan bahwa perlu adanya sosialisasi dan monitoring dalam penerapan kebijakan keringanan biaya listrik bagi masyarakat ini," kata Esti kepada Ayojakarta, Kamis (30/4/2020).

Pelanggan listrik yang mendapatkan keringanan selama pandemi Covid-19 adalah golongan 450 VA dan 900 VA bersubsidi. Pelanggan 450 VA digratiskan biaya listrik selama tiga bulan, sementra pelanggan 900 VA bersubsidi mendapatkan diskon sebesar 50%.

Namun, di samping itu, yang menjadi masalah adalah kurangnya sosialiasi. Banyak yang beranggapan bahwa semua pelanggan 900 VA mendapatkan diskon.

"Untuk pelanggan 900 VA kemungkinan terjadi kebingungan di kalangan masyarakat karena untuk jenis pelanggan ini ada dua jenis yaitu yang bersubsidi dan tidak bersubsidi. Di sini yang mendapatkan keringanan biaya 50% hanya yang bersubsidi," jelasnya.

Sebagai informasi, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp405,1 triliun untuk penanganan Covid-19. Sementara untuk jaring pengamanan sosial sudah ditetapkan anggaran sebesar Rp 110 triliun, termasuk untuk skema keringanan biaya listrik selama tiga bulan.

Sejauh ini, semua pelanggan listrik 450 VA dan 900 VA bersubsidi telah menerima keringanan tersebut. Kementerian ESDM juga tengah mengkaji untuk memperpanjang kebijakan keringanan listrik ini.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar