Perampok Pecah Kaca Mobil di Depok Masih Diburu Polisi

  Rabu, 06 Mei 2020   Fitria Rahmawati
cuplikan tangkap layar dari video rekaman perampok pecah kaca di depok yang beredar di media sosial. dok

DEPOK, AYOJAKARTA.COM - Kawanan perampok yang beraksi siang bolong di Jalan Muhtar, Bojong Sari, Depok, Jawa Barat masih dikejar polisi. Bahkan polisi melibatkan tim ahli bidang informasi dan teknologi (IT) untuk menacri identitas pelaku. Pelaku kriminalitas ituĀ berhasil lolos meski sempat dikejar masa, karena menodongkan senjata.

"Kita mendatangkan tim IT dan tim identifikasi Polres Metro Depok. Kita juga sedang mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (6/5/2020).

Selain itu, Yusri juga menyampaikan, pihaknya juga turut mengumpulkan rekaman CCTV yang berada di sekitar tempat kejadian perkara. Hal itu dilakukan untuk membantu dalam mengindentifikasi kawanan pencuri yang berjumlah empat orang tersebut.

AYO BACA : Rampok Mobil Kepergok, Pelaku Todongkan Senpi di Depok

"Kita juga sudah menyusuri CCTV di sekitar TKP," ungkap Yusri.

Sebagaimana diketahui, Ida Rosida (49) menjadi korban pencurian bermodus pecah kaca mobil di Jalan Muhtar, Bojong Sari, Depok, Jawa Barat pada Selasa (5/5/2020) sekira pukul 10.30 WIB. Ketika itu, Ida baru saja mengambil uang senilai Rp 80 juta dari bank menggunakan mobil pribadi bersama sang sopir.

Seusai mengambil uang, Ida bersama sang sopir berhenti di Jalan Raya Muhtar dengan maksud membeli minyak wangi. Namun, tiba-tiba sekawanan pencuri berjumlah empat orang dengan menggunakan sepeda motor memepet mobil korban.

AYO BACA : Masa Pandemi Corona, Perampok Ini Gasak Harta dan Bunuh Korbannya di Kota Depok

"Mobil korban dipepet oleh empat orang pelaku laki-laki dewasa tidak dikenal, menggunakan masker dan helm, naik sepeda motor berboncengan," kata Yusri.

Selanjutnya, kawanan pencuri tersebut secara tiba-tiba memecahkan kaca mobil milik Ida. Tak berhenti di situ, pelaku sempat menodongkan senjata tajam kepada Ida sebelum akhirnya merampas tas yang berisi uang Rp 80 juta.

Sementara itu Lilo (20) yang merupakan sopir Ida sempat berusaha menangkap salah satu pelaku saat hendak membawa tas milik sang majikan. Pelaku pun sempat diamuk sang sopir dan massa sebelum akhirnya berhasil melarikan diri dengan membawa sebagain uang milik Ida yang sempat berceceran di jalan.

"Pelaku sempat dikejar oleh supir korban dan sempat dikeroyok masa. Kemudian ke empat pelaku kabur ke arah Depok dan pada saat itu uang korban jatuh berserakan di jalan. Setelah dihitung di Polsek jumlah uang korban sisa Rp 77,2 juta dan yang hilang sebanyak Rp 2,8 juta," kata Yusri.

AYO BACA : Berbekal Tramadol, T Jalankan Aksi Jambret hingga Korban Tewas di Roa Malaka

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar