>

WFH Selama Pandemi Covid-19, Mas Menteri Nadiem: Kerja Lebih Efisien Waktu

  Kamis, 07 Mei 2020   Budi Cahyono
Nadiem Makarim (Instagram/Kemdikbud.RI)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Pandemi Covid-19 yang melanda dunia tak terkecuali Indonesia, membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan bekerja dari rumah alias work from home. Para menteri pun harus mengikuti aturan bekerja dari rumah.

Seperti salah satunya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim. Malah pria yang akrab disapa Mas Menteri Nadiem ini mengaku bekerja dari rumah membuat pekerjaanya jadi lebih efisien.

Menurutnya, bekerja dari rumah tidak harus menempuh perjalanan berangkat kerja dan aneka persiapan lainnya.

"Positifnya dari sisi pekerjaan kayaknya efisien waktu, di antara meeting tanpa perlu transportasi atau kalau dengan video conference kayaknya langsung masuk ke topik. Ya, ngomong-ngomong gitu jadi jadi tambah efisein," ujar Nadiem dalam acara diskusi Akademi Edukreator dalam video teleconference Kemendikbud, Rabu (6/5/2020).

Sudah 2 bulan lamanya memang Nadiem bekerja dari rumah mengikuti rapat kabinet, sidang dengan DPR dan rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Joko Widodo. Kini, Nadiem jadi berpikir ulang untuk pergi keluar rumah dan ia juga lebih menghargai alam.

"Tapi juga susah mau keluar dan sekarang sangat menghargai alam. Saya melihat Jakarta seperti ini bisa melihat gunung-gunung di perbatasan itu luar biasa," ungkap Nadiem.

Selebihnya ia berharap Indonesia bisa melewati krisis pandemi Covid-19. Lepas dari Covid-19, kata Mendikbud Nadiem Makarim, bukan berarti mengabaikan nilai-nilai positif yang selama ini didapatkan, selain menjaga kebersihan tapi juga bisa lebih menghargai alam.

"Harapan saya kita keluar dari krisis Covid-19 ini, masih mengingat betapa pentingnya hidup menghirup udara segar," jelasnya.

Bahkan untuk itu, mantan Founder Gojek tersebut berharap pemerintah bisa mengeluarkan kebijakan yang bisa lebih menjaga alam dan lingkungan.

"Apa yang akan lakukan untuk memastikan kesehatan paru-paru kita, dan juga harapannya kebijakan-kebijakan yang akan mengurangi polusi di kota besar kita," tutupnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar