>

KBRI Pretoria Repatriasi 27 WNI ke Jakarta dan Denpasar

  Kamis, 07 Mei 2020   Editor
South African Airways (Shutterstock)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Pretoria telah memfasilitasi pemulangan 27 warga negara Indonesia (WNI) dari Afrika Selatan kembali ke Tanah Air. 

Repatriasi para WNI tersebut dilakukan pada Rabu (6/5/2020) waktu setempat dengan menggunakan maskapai penerbangan South African Airways (SAA) dari Bandara Internasional OR Tambo Johannesburg menuju Denpasar dan Jakarta.

Duta Besar RI untuk Afrika Selatan, Salman Al Farisi mengatakan bahwa repatriasi itu adalah upaya perlindungan yang diberikan oleh negara terhadap WNI di luar negeri, seperti disampaikan dalam keterangan tertulis KBRI Pretoria yang diterima di Jakarta, Kamis (7/5/2020).

Para WNI tersebut terdiri dari anak buah kapal (ABK), pelajar dan pelancong yang tidak dapat kembali ke Indonesia akibat penutupan akses pergerakan keluar masuk manusia dari dan ke wilayah Afrika Selatan menyusul pemberlakuan kebijakan karantina nasional oleh pemerintah setempat sejak 26 Maret lalu.

Menurut Dubes Salman, keberhasilan dari proses repatriasi 27 WNI itu merupakan cerminan hubungan bilateral yang baik antara kedua negara. Di samping juga hasil koordinasi yang kuat antara perwakilan RI di Pretoria dan Cape Town dengan Kementerian Luar Negeri Afsel. 

Para WNI itu dijadwalkan tiba di Denpasar pada hari ini, dan berangkat ke Jakarta pada Jumat (8/5/2020) besok.  

Dari 27 orang WNI yang akan dipulangkan, 14 di antaranya akan turun di Denpasar, dan sisanya di Jakarta.

Dari Indonesia, pesawat SAA tersebut akan kembali dengan membawa warga Afsel dari Bali dan Jakarta.

Afsel adalah negara dengan jumlah kasus positif COVID-19 terbanyak di benua Afrika. Hingga 5 Mei, tercatat sebanyak 7.220 orang positif terjangkit COVID-19, dan 138 orang di antaranya meninggal.

Saat ini pemerintah Afsel telah melonggarkan kebijakan karantina wilayah guna memulihkan perekonomian nasional. Beberapa kegiatan yang sebelumnya dilarang kini secara bertahap diperbolehkan.

Namun, pemerintah setempat belum membuka jalur keluar-masuk manusia di wilayah Afrika Selatan, sehingga dibutuhkan intervensi pemerintah Indonesia dalam proses repatriasi WNI kali ini.

Saat ini terdapat lebih kurang 500 warga Indonesia di Afrika Selatan, Botswana, Lesotho dan Eswatini yang berstatus sebagai pelajar/mahasiswa, ibu rumah tangga, dan pekerja profesional. Dilaporkan bahwa hingga saat ini belum terdapat WNI yang terinfeksi COVID-19 di keempat negara tersebut.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar