Bupati Bogor: Pemudik Banyak Modus, Petugas Jangan Lengah

  Jumat, 08 Mei 2020   Husnul Khatimah
Bupati Bogor, Ade Yasin. (Ayobogor.com)

CIBINONG, AYOJAKARTA.COM -- Bupati Bogor, Ade Yasin, akan tetap menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara ketat bagi pengguna kendaraan umum dan pribadi. 

"Kami beserta jajaran Polri dan TNI tetap bertekad menerapkan PSBB secara ketat, khususnya dalam menghadapi musim mudik. Ini sebagaimana arahan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Manardo," ujar Ade, Jumat (8/5/2020).

Selama PSBB, pihaknya terus mencegat warga yang hendak mudik ke Bogor dan meminta mereka untuk putar balik. Pencegatan itu dinilai cukup efektif dan membuat pemudik jera.

"Kepada polisi, TNI dan jajarannya yang bertugas di 55 lokasi check point PSBB, kami meminta untuk tetap bertindak tegas kepada para pelanggar peraturan PSBB," harapnya. 

Penindakan tegas harus dilakukan karena Kabupaten Bogor sudah masuk zona merah. Setiap hari selalu ada tambahan orang terkonfirmasi positif COVID-19. 

Hingga Kamis (7/5/2020) malam, kasus pasien positif Corona di Kabupaten Bogor sudah mencapai 144 orang. Pasien sembuh tetap 15 orang, meninggal dunia 11 orang, dan yang positif aktif atau masih dalam perawatan sebanyak 118 orang.

"Karena itu, petugas gabungan jangan lengah. Harus tetap tegas dalam menegakkan peraturan PSBB. Ini karena banyak modus pemudik agar mereka bisa lolos ke kampung halamannya. Setiap celah yang bisa mengakibatkan lonjakan dan pemburukan patut kita tutup rapat-rapat," tutur Ade.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar