Terpapar Pasien Covid-19, 30 Jamaah Tarawih di Tambora Dievakuasi

  Senin, 11 Mei 2020   Fitria Rahmawati
Sebagai ilustrasi, penyemprotan disinfektan dilakukan petugas di Masjid Jami' Al Munawwar, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, bersamaan dengan Kick Off Gerakan Semprot Disinfektan 10.000 Masjid Antisipasi Penyebaran Virus Corona. (Ilustrasi/Dok. Dewan Masjid Indonesia)

TAMBORA, AYOJAKARTA.COM - Petugas Kepolisian Polsek Tambora dan tim dari Kecamatan beserta Puskesmas setempat, mengevakuasi 30 jamaah Mushala Baitul Muslimin RW 07 Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat yang terindikasi kontak dengan pasien positif Covid-19 saat melakukan jamaah salat tarawih.

Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh mengatakan, evakuasi jamaah tersebut dilakukan ke Puskesmas Tambora untuk uji swab, dipimpin  bersama jajaran camat dan tim puskesmas.

AYO BACA : 3 Orang Positif, 178 Orang Jamaah Diisolasi di Masjid di Daerah Taman Sari

"Secara cepat dan terpadu bersama tiga pilar Tambora dan tim medis untuk segera langsung melakukan evakuasi terhadap para jamaah yang sudah kontak langsung dengan para jamaah positif, kemarin (10/5/2020)," ujar Iver di Jakarta, Senin (11/5/2020).

Iver mengatakan, ada sejumlah jamaah yang telah dinyatakan positif, sebelumnya telah dilakukan uji swab. Kemudian, polisi dan tim puskesmas memisahkan jamaah dengan orang-orang yang tertular Covid-19 dengan masyarakat sekitarnya.

AYO BACA : 104 Orang Jamaah Masih Diisolasi di Dalam Masjid di Taman Sari

Iver mengatakan, Tambora merupakan daerah dengan permukiman padat penduduk (slum area). Jika ada yang terpapar tetapi tidak ditindak cepat, virus akan menjalar secara cepat.

"Jika kita hanya mengandalkan dari tim medis puskesmas saja, nantinya akan banyak mengalami kendala seperti halnya ada warga yang menolak untuk dilakukan evakuasi dan dilakukan uji swab," kata Iver. Selain itu, pihaknya juga telah menyemprotkan disinfektan di mushala tersebut dan di sekitar lokasi permukiman warga.

Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal COVID-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp:  081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.

Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
 
Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.

AYO BACA : Cegah Corona, Masjid di Kota Depok Masih Tutup

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar