533 Pekerja Pabrik di GhanaTerinfeksi Covid-19 dari Satu Orang

  Selasa, 12 Mei 2020   Budi Cahyono
Presiden Ghana Nana Akufo Addo (AFP).

GHANA, AYOJAKARTA.COM – Kejadian hampir serupa dengan klaster HM Sampoerna terjadi di negara Ghana. Ratusan pekerja pabrik pengolahan ikan di Ghana terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal tersebut dinyatakan langsung oleh presiden Ghana, Nana Akufo-Addo pada Minggu (10/5/2020). Dikutip dari Suara.com, sebanyak 533 pekerja tertular virus dari satu pekerja pabrik di kota pelabuhan Tema.

"Infeksi pabrik terdeteksi dari tumpukan 921 sampel yang dikumpulkan untuk pengujian bulan lalu yang baru saja dilaporkan oleh pejabat kesehatan," kata Akufo-Addo.

Akufo-Addo tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang operasi atau tindakan yang harus diambil tentang situasi tersebut.

AYO BACA : Temuan Baru: Pasien Sembuh COVID-19 Terancam Lumpuh Permanen

Infeksi massal di fasilitas itu membuat jumlah total kasus yang dikonfirmasi di negara Afrika Barat menjadi 4.700.

Infeksi di pabrik itu juga menambahkan 22 orang meninggal karena penyakit yang berkaitan dengan virus corona sejak wabah dilaporkan di negara itu pada bulan Maret.

Akudo-Addo mengatakan, kasus-kasus terus meningkat karena pengujian pengujian semakin masif.

"Semakin banyak orang yang kami uji virusnya, semakin banyak orang yang kami temukan positif," kata Akudo-Addo.

AYO BACA : Staf Terpapar Corona, Wapres AS Isolasi Mandiri

Ghana telah melakukan lebih dari 160.000 tes dan telah menambah tujuh pusat pengujian.

Presiden juga telah memperpanjang larangan pada pertemuan publik,  sekolah, dan perbatasan di seluruh negeri akan tetap ditutup.

Bulan April, presiden mencabut lockdown tiga minggu di kota-kota besar, dengan mengatakan pengujian virus corona telah meningkat. Pencabutan lockdown di beberapa wilayah disebut untuk mengurangi efek pembatasan pada negara miskin.

Melansir dari Insider, di kantor call center Seoul Korea Selatan juga terjadi hal serupa di mana pegawai dalam satu lantai terinfeksi virus corona.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan (KCDC), durasi interaksi (dalam ruang yang dama) kemungkinan merupakan fasilitator utama untuk menyebarkan virus.

AYO BACA : Tiongkok Laporkan Kasus Baru Virus Corona

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar