Diprotes Pedagang, Wali Kota Bekasi Tegaskan Hasil Tes di Pasar Wisma Asri

  Selasa, 12 Mei 2020   Firda Puri Agustine
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi. (Warta Kota/Muhammad Azzam)

BEKASI SELATAN, AYOJAKARTA.COM -- Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, memperkuat pernyataannya soal hasil tes COVID-19 di Pasar Wisma Asri, Bekasi Utara.

Dia tegaskan bahwa 2 pedagang di pasar tersebut positif COVID-19 berdasarkan hasil tes PCR yang diumumkan Dinas Kesehatan Kota Bekasi.

“Saya ingin menjelaskan bahwa data dari swab yang kami lakukan di 14 pasar ditemukan (positif) di Bekasi Utara, yakni Pasar Wisma Asri ada dua orang,” kata pria yang disapa Pepen itu, di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Selasa (12/5/2020).

“Yang pertama saudara R tinggal di Kebalen, positif dan merupakan tukang ayam potong. Yang kedua saudara S, dia pedagang di Pasar Wisma Asri merupakan penduduk Leuwiliang, Kabupaten Bogor,” lanjut dia.

Khusus untuk S, Pepen menginstruksikan agar yang bersangkutan menjalani perawatan di RSUD Chasbullah Abdul Majid lantaran jarak antara Bekasi dan Kabupaten Bogor yang cukup jauh.

“Semalam saya ambil (jemput S) untuk dirawat saja di RSUD,” ujarnya.

Sebelumnya sejumlah pedagang Pasar Wisma Asri memprotes pernyataan Rahmat Effendi kemarin yang menyebut dua rekan mereka terjangkit COVID-19. 

“Jadi, kami sudah klarifikasi pada yang bersangkutan (pedagang yang dinyatakan positif), mereka saat ini sudah kembali ke rumah masing-masing karena hasil tesnya negatif,” kata Ketua Pemuda Bekasi Utara yang juga mewakili pedagang, Tyandika.

Mewakili pedagang, Tyandika juga mendesak Pemkot Bekasi memulihkan citra Pasar Wisma Asri yang tercoreng kasus COVID-19.

“Tolong klarifikasi-lah supaya tidak simpangsiur dan meresahkan warga. Jangan terburu-buru mengeluarkan pernyataan kepada media,” ujarnya.

Pedagang lainnya, Sarah, juga mengaku kecewa atas pernyataan Wali Kota. Ia mengaku langsung merasakan dampak negatif pengumuman yang menyebut Pasar Wisma Asri.

“Orang jadi takut mau ke pasar sini. Siapa yang buat pernyataan, ya dia juga yang harus kasih penjelasan,” ujar Sarah.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar