Satpol PP Kota Depok Segel Toko Pakaian yang Langgar PSBB

  Rabu, 13 Mei 2020   Budi Cahyono
Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny. (Foto: Rusdy Nurdiansyah /Republika)

DEPOK, AYOJAKARTA.COM – Sikap tegas ditunjukkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Satpol PP Depok dengan menyegel toko pakaian yang melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Satpol PP Kota Depok menutup paksa dan menyegel salah satu toko pakaian di wilayah Kacamatan Cipayung, Kota Depok. Penutupan dilakukan karena toko tersebut tetap buka selama pelaksanaan PSBB, terlebih menyebabkan kerumunan masyarakat di masa pandemi virus corona (Covid-19).

AYO BACA : Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Depok Perpanjang PSBB

Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny menjelaskan, penutupan sementara toko berawal dari warga sekitar yang melapor karena toko tersebut dipenuhi banyak orang. Termasuk anak-anak yang tidak menggunakan masker yang hendak membeli pakaian.

"Setelah menerima pengaduan warga, tim kami segera datang dan menutup toko. Tujuannya agar tidak ada lagi pembeli yang berkumpul di toko tersebut," ujar Lienda dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Selasa (12/5).

AYO BACA : Kelompok Golongan 1 Bebas Biaya PDAM di Kota Depok

Lienda menuturkan, pihaknya telah mengingatkan kepada pemilik toko untuk tidak buka selama PSBB. Jika melanggar, akan diberikan teguran tertulis dan diberikan sanksi administrasi. "Saya berpesan kepada masyarakat dan pemilik usaha di Kota Depok untuk mematuhi aturan yang berlaku selama PSBB," jelasnya.

Karena, lanjut Lienda, hal tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Sebab butuh dukungan dari masyarakat dan pemilik usaha di Kota Depok.

"Dimohon agar masyarakat dapat terus meningkatkan kesadarannya dan bekerja sama dengan pemerintah untuk patuh dan disiplin pada ketentuan PSBB. Dengan begitu, dapat cepat menekan penyebaran Covid-19 di Kota Depok," pungkas Lienda.

AYO BACA : PSBB Tahap II Depok Tak Segan Sanksi Tegas Bagi Pelanggar

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar